Prawesti, Elisabeth Arum Dian (2011) JUSUF KALLA DI MATA SURAT KABAR HARIAN (Analisis Framing Pencitraan Jusuf Kalla di Masa Pencalonan Presiden Pemilu 2009 dalam Ulasan Editorial Surat Kabar Harian MEDIA INDONESIA Periode April-Juli 2009). S1 thesis, UAJY.
|
Text (Halaman Judul)
0KOM02763.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (Bab I)
1KOM02763.pdf Download (1MB) | Preview |
|
Text (Bab II)
2KOM02763.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
Text (Bab III)
3KOM02763.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
||
|
Text (Bab IV)
4KOM02763.pdf Download (7MB) | Preview |
Abstract
Pemilihan umum presiden 2009-2014 menjadi wadah demokrasi yang beragam dengan munculnya tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden. Salah satu nama calon presiden adalah Jusuf Kalla. Isu yang berkembang pada saat pra pemilu presiden adalah presiden harus Jawa. Kehadiran Jusuf Kalla unik, satusatunya capres berasal dari luar Jawa dan masih menjabat sebagai wakil presiden periode 2004-2009, otomatis bersaing dengan Susilo Bambang Yudhoyono yang masih sebagai atasannya pada pemerintahan Kabinet Bersatu. Surat Kabar Harian Media Indonesia sebagai objek penelitian, karena adanya keterkaitan Jusuf Kalla dan pemilik media yakni Surya Paloh, keduanya memegang jabatan tertinggi di Partai Golkar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui SKH Media Indonesia dalam mencitrakan Jusuf Kalla berkaitan dengan majunya sebagai calon presiden masa pemilu presiden 2009 pada rubrik Editorial. Editorial merupakan opini redaksi yang mencerminkan sikap resmi SKH Media Indonesia. Penelitian ini mengkaji keberpihakan Surya Paloh mempengaruhi sikap editorial SKH Media Indonesia. Analisis level teks editorial dilakukan dengan metode framing dari Robert N. Entman, sedangkan level konteks dengan wawancara tim editorial SKH Media Indonesia dengan berpijak pada proses framing dari diagram Dietram A. Scheufele. Hasil penelitian pada tingkat teks, sosok Jusuf Kalla dicitrakan positif oleh SKH Media Indonesia. Penekanan bahasa pada teks editorial mencitrakan Jusuf Kalla sebagai sosok yang pro demokrasi tanpa memandang suku, ras, agama dan golongan. Jusuf Kalla digambarkan sebagai pemimpin yang memiliki karakter cepat tanggap dan bertanggungjawab dalam mengambil keputusan. Pada tingkat konteks, SKH Media Indonesia mendukung Jusuf Kalla sebagai capres 2009 karena Jusuf Kalla dianggap sebagai pendobrak belenggu sosiologis masyarakat tentang presiden harus dari Jawa. Jusuf Kalla dinilai sebagai sosok pemimpin yang dibutuhkan bangsa Indonesia saat ini karena kecepatannya dalam berpikir dan bertindak dengan melihat kinerjanya ketika menjadi wapres. Citra Jusuf Kalla tersebut dipengaruhi Surya Paloh sebagai pemilik media, meskipun intervensinya hanya berupa percakapan singkat di luar rapat. Editorial SKH Media Indonesia tetap mengaku independen karena Surya Paloh bahkan seluruh redaksi termasuk anggota tim editorial yang terlibat sebagai politik praktis tidak diperbolehkan masuk ke dalam dapur editorial Media Indonesia.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Demokrasi, Pemilu, Media, Citra |
Subjects: | Komunikasi > Jurnalisme |
Divisions: | Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi |
Depositing User: | Editor UAJY |
Date Deposited: | 29 Apr 2013 11:46 |
Last Modified: | 01 May 2013 08:54 |
URI: | http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/1035 |
Actions (login required)
View Item |