PENGGUNAAN GOOGLE DOODLES SEBAGAI SIMBOL COMMUNICATION ACROSS CULTURE (Riset Dokumentasi terhadap Google Doodles Periode Tahun 1998-2010 )

Triguna, Teguh (2011) PENGGUNAAN GOOGLE DOODLES SEBAGAI SIMBOL COMMUNICATION ACROSS CULTURE (Riset Dokumentasi terhadap Google Doodles Periode Tahun 1998-2010 ). S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0KOM03223.pdf

Download (4Mb)
[img] Text (Bab I)
1KOM03223.pdf

Download (2040Kb)
[img] Text (Bab II)
2KOM03223.pdf
Restricted to Registered users only

Download (913Kb)
[img] Text (Bab III)
3KOM03223.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4Mb)
[img] Text (Bab IV)
4KOM03223.pdf

Download (381Kb)

Abstract

Aktivitas komunikasi pemasaran lintas budaya bukanlah aktivitas pemasaran yang diarahkan langsung kepada audiens secara individualistik, bentuk pemasaran ini digunakan pemasar dengan cara memanfaatkan kesamaaan budaya yang bersifat arbitrier (kesepakatan bersama) dan diakui bersama untuk berkomunikasi dengan audiens. Artinya marketing communication across culture tidak berfokus untuk berkomunikasi kepada individu-individu secara langsung sebagai tujuan akhir dari sebuah bentuk aktivitas pemasaran, tetapi memanfaatkan terlebih dulu budaya yang sudah diakui oleh target audiences sebagai sistem arbitrier untuk kemudian digunakan sebagai isi pesan komunikasi oleh marketers kepada khalayak sasaran. Kekuatan merek Google saat ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Google tampaknya tidak mendapatkan kekuatan merek tersebut secara instant. Peneliti menemukan bahwa ada satu cara yang dilakukan Google yang sepertinya tidak dilakukan merek lain secara baik. Google melakukan cara ini secara konsisten, rutin dan tepat sasaran karena memanfaatkan keberagaman budaya dan isu lokal di berbagai negara. Cara ini disebut dengan istilah marketing communication across culture atau dikenal juga sebagai komunikasi pemasaran lintas budaya. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan Google Doodles sebagai bentuk komunikasi pemasaran lintas budaya pada periode tahun 1998-2010. Perkembangan tersebut meliputi karakteristik visual dan perkembangan tema komunikasi Google Doodles tahun 1998-2010 sebagai bentuk komunikasi pemasaran lintas budaya. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumenter dan studi pustaka. Metode dokumenter adalah metode yang digunakan untuk menelusuri data historis. Dokumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumen resmi interen, yaitu berupa bahan-bahan informasi yang dikeluarkan oleh institusi terkait secara resmi. Data penelitian dokumenter ini adalah informasi yang disimpan atau didokumentasikan sebagai bahan dokumenter, yakni data pada Google. Model proses komunikasi Kotler memang didapati di tataran proses komunikasi pemasaran lintas budaya Google doodles yang diarahkan pada internet users atau target audiens di masing-masing wilayah geografis dengan domain yang berbedabeda. Isi pesan komunikasi Google Doodles (skala global) yang tidak selalu hanya didasarkan pada field of experiences target audiens, tetapi juga pada isu-isu yang dianggap dapat diterima sebagai hal yang bisa menimbulkan interest pada khalayak sasaran. Hasil kolektivitas data intensitas Google Doodles menunjukkan kategorisasi isi pesan komunikasi yang digunakan Google sebagai simbol komunikasi lintas budaya, seperti: Hari Kemerdekaan, Hari Nasional, Tokoh, Kebudayaan Lokal, Environment, Political Issue, Holiday, Olahraga, Perusahaan, Social Issues, Science, Award, Doodle Competition, Education, Cartoon, dan Global Games. Hal tersebut dapat diamati dari jumlah Google doodles secara global maupun lokal dengan jangkauan domain Google yang meningkat tiap tahun sepanjang periode tahun 1998-2010.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Budaya, Google Doodles
Subjects: Komunikasi > Advertising
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 29 Apr 2013 13:49
Last Modified: 01 May 2013 09:08
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/1056

Actions (login required)

View Item View Item