PENGELOLAAN LIMBAH UNTUK PEKERJAAN STRUKTUR PADA PROYEK KONSTRUKSI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

PURNAWAN, PRIMADITA YULIANI (2017) PENGELOLAAN LIMBAH UNTUK PEKERJAAN STRUKTUR PADA PROYEK KONSTRUKSI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
TS145930.pdf
Restricted to Registered users only

Download (501Kb)
[img] Text (Bab I)
TS145931.pdf

Download (110Kb)
[img] Text (Bab II)
TS145932.pdf

Download (112Kb)
[img] Text (Bab III)
TS145933.pdf
Restricted to Registered users only

Download (142Kb)
[img] Text (Bab IV)
TS145934.pdf
Restricted to Registered users only

Download (689Kb)
[img] Text (Bab V)
TS145935.pdf

Download (218Kb)

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering terjadi adalah ketidakefisienan dan pemborosan dalam pelaksanaan konstruksinya. Pada kenyataannya limbah konstruksi terjadi pada seluruh industri konstruksi (Alwi et al, 2002). Dalam tugas akhir ini, penulis melakukan studi mengenai limbah konstruksi (pekerjaan pembesian, beton, dan bekisting) yang terjadi pada proyek konstruksi di Daerah Istimewa Yogykarta. Penelitian menggunakan analisis mean dilakukan pada proyek konstruksi yang sedang atau pernah dikerjakan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penulis bermaksud mengetahui persentase, faktor yang menimbulkan limbah konstruksi, serta bentuk pengelolaan limbah konstruksi dengan melakukan penyebaran kuesioner sehingga nantinya dapat diketahui persentase limbah yang paling tinggi, faktor yang menimbulkan limbah konstruksi yang frekuensi kejadiannya paling tinggi, dan bentuk pengelolaan yang sering digunakan untuk mengelola limbah tersebut. Dari hasil analisis sebagian besar limbah konstruksi pekerjaan struktur memiliki persentase di bawah 5%. Faktor tertinggi sumber daya manusia yang menimbulkan waste adalah ketidaksengajaan tenaga kerja membuat kesalahan, untuk faktor manajemen adalah koordinasi yang buruk di antara pihak-pihak yang terlibat didalam proyek dan faktor pengambilan keputusan yang lambat, untuk faktor desain dan dokumentasi adalah faktor perubahan desain, untuk faktor material adalah faktor keterlambatan pengiriman material di lokasi, faktor pelaksanaan adalah pengukuran dilapangan tidak akurat sehingga terjadi kelebihan volume, dan faktor eksternal adalah faktor cuaca yang tidak mendukung. Sementara bentuk pengelolaan waste yang sering diterapkan dalam proyek konstruksi adalah pemilahan terhadap sisa material.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: limbah konstruksi, pekerjaan struktur, proyek konstruksi.
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 29 Mar 2017 11:05
Last Modified: 29 Mar 2017 11:05
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/11463

Actions (login required)

View Item View Item