PENGARUH TERAK KETEL ABU AMPAS TEBU PABRIK GULA MADUKISMO SEBAGAI SUBSITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN DAN PENYERAPAN AIR PADA BETON

Prasetyanta, Angrumpaka Nurmahatmha (2013) PENGARUH TERAK KETEL ABU AMPAS TEBU PABRIK GULA MADUKISMO SEBAGAI SUBSITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN DAN PENYERAPAN AIR PADA BETON. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TS13110.pdf

Download (6Mb)
[img] Text (Bab I)
1TS13110.pdf

Download (105Kb)
[img] Text (Bab II)
2TS13110.pdf

Download (104Kb)
[img] Text (Bab III)
3TS13110.pdf
Restricted to Registered users only

Download (212Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TS13110.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1047Kb)
[img] Text (Bab V)
5TS13110.pdf
Restricted to Registered users only

Download (277Kb)
[img] Text (Bab VI)
6TS13110.pdf

Download (516Kb)

Abstract

Terak ketel abu ampas tebu merupakan salah satu limbah yang dihasilkan dari sisa pembakaran ketel pabrik gula yang tertinggal pada dasar tungku, Terak ketel abu ampas tebu dapat digolongkan sebagai abu pembakaran ampas tebu sebagai bottom ash. Jumlah limbah terak ketel abu ampas tebu yang melimpah dan penggunaannya kurang maksimal mendorong untuk dilakukannya penelitian yang memanfaatkan limbah tersebut sebagai bahan penyusun beton. Dalam hal ini terak ketel abu ampas tebu dimanfaatkan sebagai subsitusi agregat halus. Oleh karena itu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh subsitusi sebagian pasir dengan terak ketel abu ampas tebu terhadap kuat tekan dan resapan air pada beton. Benda uji direncanakan berdasarkan SK SNI. T-15-1990-03 dengan rencana f’c= 25 MPa, nilai fas 0,435. Variasi subsitusi terak ketel abu ampas tebu 10%, 20%, 30%, dan 40% dari volume pasir keseluruhan. Pengujian dilakukan terhadap kuat tekan beton setelah umur 14 dan 28 hari dan resapan air beton setelah umur 28 hari. Substitusi 40% terak ketel abu ampas tebu terhadap pasir merupakan beton dengan hasil nilai berat satuan terkecil dengan penurunan sebesar 4,279% dari beton normal. Substitusi dengan agregat terak ketel abu ampas tebu menyebabkan resapan air pada beton semakin besar dan tidak dapat digolongkan sebagai beton kedap air. Jumlah subsitusi terak ketel abu ampas tebu sebanyak 20% merupakan jumlah yang paling optimum dibandingkan dengan variasi yang lainnya. Hal ini dibuktikan dengan kuat tekan yang diperoleh lebih tinggi daripada variasi subsitusi terak ketel abu ampas tebu lainnya. Lebih besar 8,0441% pada umur 14 hari dan 3,2373% pada umur 28 hari dari beton normal.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: beton, terak ketel abu ampas tebu, kuat tekan, resapan air, berat satuan
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 02 May 2013 09:31
Last Modified: 02 May 2013 10:25
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/1233

Actions (login required)

View Item View Item