LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTURAL KELAYAKAN KUNJUNG PADA PANTI ASUHAN ANAK PENYANDANG ETARDASI MENTAL DI KOTA BEKASI

VICTORIA, CLANDESTINE CIPTA (2017) LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTURAL KELAYAKAN KUNJUNG PADA PANTI ASUHAN ANAK PENYANDANG ETARDASI MENTAL DI KOTA BEKASI. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (CLANDESTINE CIPTA VICTORIA)
TA14977.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Ketiadaan panti asuhan anak penyandang retardasi mental (APRM) yang memfasilitasi kegiatan yang dilakukan oleh pengunjung merupakan permasalahan yang diangkat dalam penulisan ini. Hal tersebut diangkat dikarenakan proyek-proyek yang ada lebih mengedepankan anak dan pengasuh. Padahal, panti asuhan sendiri seharusnya menjamin partisipasi anak-anak di dalamnya secara optimal dimana penulis mengartikannya sebagai melakukan komunikasi yang baik secara intern maupun ekstern. Kata layak dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti pantas, wajar, atau patut. Sedangkan kata kunjung dalam KBBI berarti pergi berkunjung atau melawat. Dalam Peraturan Mentri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia No 10 Th 2011 tentang Kebijakan Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus, istilah panti asuhan berarti fasilitas pelaksanaan kegiatan penanganan anak-anak terlantar untuk menjamin dan melindungi hak mereka untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat manusia. Istilah retardasi mental dalam KBBI berarti gangguan perkembangan intelegensi, disebabkan oleh gangguan sejak dalam kandungan sampai pada masa perkembangan dini sekitar 5 tahun, walaupun menurut Asosiasi Intelektual dan Gangguan Perkembangan Amerika retardasi mental juga dapat terjadi hingga usia 18 tahun. Sehingga, penulisan ini memiliki penekanan pada kelayakan panti asuhan untuk dikunjungi dengan pengolahan indera manusia tanpa mengesampingkan APRM. Dalam penulisan ini, penulis menggunakan metode pangandaian dikarenakan proyek sejenis belum pernah ada. Penulis menganalisa beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kenyamanan bagi pengunjung melalui pengolahan indera seperti ukuran ruang, bentuk ruang, perabot, warna, penghawaan, pencahayaan, suara, dan juga fleksibilitas ruang. Hal-hal tersebut membantu penulis dalam melakukan perencanaan dan perancangan selanjutnya. Penulisan ini merupakan dasar dari gambar perencanaan dan perancangan panti asuhan, hunian sementara, dan bangunan pendukung lainnya sebagai solusi dari permasalahan yang diangkat.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: layak kunjung, panti asuhan, anak penyandang retardasi mental, fasilitas
Subjects: Arsitektur > Lingkungan Kawasan
Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 24 Jan 2018 10:51
Last Modified: 24 Jan 2018 10:51
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/13550

Actions (login required)

View Item View Item