REVITALISASI TERMINAL BUS JOMBOR YOGYAKARTA DENGAN PENDEKATAN ECO-TERMINAL

Saputra, Rodi Eka (2018) REVITALISASI TERMINAL BUS JOMBOR YOGYAKARTA DENGAN PENDEKATAN ECO-TERMINAL. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Rodi Eka Saputra)
TA15051.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (50MB)

Abstract

Kabupaten Sleman berada di sekitar jalur jalan penghubung antara wilayah Provinsi Jawa Tengah dengan Provinsi D.I Yogyakarta. Faktor tersebut membuat kecenderungan masyarakat untuk tinggal di Kabupatrn Sleman semakin meningkat. Fakta tersebut dapat dilihat dari data BPS tahun 2011 dimana pertambahan jumlah penduduk tiap tahunnya meningkat sebesar 0,7%. Keadatan penduduk mencapai 1.986 km2. Transportasi darat merupakan salah satu kebutuhan primer bagi masyarakat di Provinsi D.I. Yogyakarta guna menunjang seluruh aktivitas, apalagi di daerah yang mempunyai mobilitas tinggi seperti kabupaten Sleman dan kota Yogyakarta yang dewasa ini telah berkembang menjadi perkotaan yang padat. Terminal meupakan salah satu prasarana penting dalam mendukung transportasi publik. Sementara itu terminal penumpang di Jombor dapat dikatakan tidak layak sebagai terminal bus tipe B karena didominasi oleh Angkutan Kota Antara Provinsi. Dari hasil analisis lapangan, 2 area parkir antara lain di sisi timur dan di sisi utara digunakan sebagai tempat parkir bus Angkutan Kota Antar Provinsi. Hal ini membuktikan bahwa area terminal didominasi oleh Angkutan Kota Antara Provinsi. Dari jenis kendaraan angkutan yang difasilitasi terminal maka tentunya terminal Jombor sudah memenuhi syarat untuk menjadi terminal tipe A hal itu dapat dilihat dari jenis kendaraan yang masuk antara lain AKAP, AKDP, Angkutan Pedesaan dan Angkutan Kota. Luas minimal 5 hektar yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Keputusan Menteri Perhubungan, kondisi terminal Jombor di lapangan, dimana penggunaan area fungsional terminal yang dimanfaatkan sekarang hanya 0,8 hektar. Di sisi lain menurut data Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Mlati, Sleman pemerintah hanya menyediakan 2,2 ha lahan fungsional bagi terminal. Dengan luasan site yang demikian tentunya site tersebut tidak memenuhi syarat untuk luasan terminal. Maka perlu di gunakan lahan disekitar terminal hingga mencukupi (5 ha).

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Revitalisasi, Eco terminal, terminal Jombor
Subjects: Arsitektur > Lingkungan Kawasan
Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 31 May 2018 10:51
Last Modified: 31 May 2018 10:51
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/14906

Actions (login required)

View Item View Item