PERANCANGAN STRUKTUR JEMBATAN RANDUSONGO DI KABUPATEN SLEMAN, PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Elpian, Aleksander (2011) PERANCANGAN STRUKTUR JEMBATAN RANDUSONGO DI KABUPATEN SLEMAN, PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TS12436.pdf

Download (967Kb)
[img] Text (Bab I)
1TS12436.pdf

Download (1421Kb)
[img] Text (Bab II)
2TS12436.pdf

Download (90Kb)
[img] Text (Bab III)
3TS12436.pdf
Restricted to Registered users only

Download (795Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TS12436.pdf
Restricted to Registered users only

Download (51Kb)
[img] Text (Bab V)
5TS12436.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1050Kb)
[img] Text (Bab VI)
6TS12436.pdf

Download (586Kb)

Abstract

Perencanaan prasarana transportasi, terutama jembatan memerlukan suatu analisis struktur terhadap gaya – gaya yang bekerja pada jembatan. Jembatan yang dirancang adalah jembatan baja Warren Truss. Perancangan jembatan ini menggunakan faktor beban dengan acuan Pembebanan untuk Jembatan RSNI –T – 02 – 2005. Panjang total bentang jembatan yang dirancang adalah 40 m, dengan lebar 8 m, lebar trotoar pada kedua sisi jembatan masing – masing 1 m, dan tinggi jembatan 5 m. Jarak antara gelagar memanjang 1,6 m dan jarak antar gelagar melintang 5 m. Mutu beton yang digunakan untuk lantai jembatan dan abutment fc’ = 35 MPa, Mutu baja fy = 410 MPa (BJTD) untuk Ø ≥ 12 mm. Analisis kekuatan struktur berdasarkan beban – beban yang bereaksi pada struktur jembatan yaitu aksi tetap (berat sendiri dan berat tambahan), aksi transiens (beban lajur ”D”, gaya rem, beban pejalan kaki), dan aksi lingkungan (pengaruh temperatur, beban angin dan beban gempa). Profil baja yang digunakan antara lain, profil WF 250 x 250 x 9 x 14 (gelagar memanjang bagian tengah dan tepi), WF 800 x 300 x 14 x 26 (gelagar melintang), WF 400 x 400 x 13 x 21 (gelagar induk), WF 400 x 200 x 8 x 13 (batang diagonal), WF 200 x 200 x 8 x 12 dan WF 175 x 175 x 7,5 x 11 (ikatan angin). Alat penyambung geser untuk lantai komposit digunakan stud geser 3 inci dengan diameter kepala 3/4 inci. Lantai jembatan setebal 200 mm, dilapisi dengan pekerasan aspal setebal 50 mm. Jembatan baja ini menggunakan sambungan baut dengan diameter 16 (bagian gelagar memanjang tepi, tengah ke melintang) mm, 35 mm (bagian gelagar diagonal) dan 25 mm (bagian gelagar melintang ke gelagar utama). Struktur bawah yang dirancang adalah abutment dengan lebar 4 m, panjang 10 m dan tinggi 4,825 m, menggunakan fondasi tiang 24 buah dengan diameter 0,3 m.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: jembatan, baja, gelagar, abutment , fondasi
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 20 May 2013 08:13
Last Modified: 20 May 2013 08:13
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/1516

Actions (login required)

View Item View Item