ANALISIS KECELAKAAN KERJA PADA MESIN CAPSTAN DI PABRIK PENGOLAHAN KELAPA SAWIT

PANGARIBUAN, LUCY VERSYANTI (2018) ANALISIS KECELAKAAN KERJA PADA MESIN CAPSTAN DI PABRIK PENGOLAHAN KELAPA SAWIT. S1 thesis, UAJY.

[img]
Preview
Text (HALAMAN JUDUL)
TI076550.pdf

Download (285kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
TI076551.pdf

Download (75kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB II)
TI076552.pdf

Download (373kB) | Preview
[img] Text (BAB III)
TI076553.pdf
Restricted to Registered users only

Download (96kB)
[img] Text (BAB IV)
TI076554.pdf
Restricted to Registered users only

Download (595kB)
[img] Text (BAB V)
TI076555.pdf
Restricted to Registered users only

Download (301kB)
[img]
Preview
Text (BAB VI)
TI076556.pdf

Download (480kB) | Preview

Abstract

Kecelakaan kerja adalah kecelakaan yang terjadi berhubung dengan hubungan kerja, termasuk penyakit yang timbul karena hubungan kerja, demikian pula kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan berangkat dari rumah menuju tempat kerja, dan pulang ke rumah melalui jalan yang biasa atau wajar (Pasal 1 UU No. 3 Tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja). Pada perusahaan pengolah kelapa sawit X terjadi suatu kecelakaan kerja ketika pekerja sedang melaksanakan pekerjaannya di stasiun kerja Loading Ramp. Pada saat terjadi kecelakaan kerja tidak ada seorang pun yang berada didekat pekerja. Oleh sebab itu, dilakukan investigasi kecelakaan kerja untuk mengetahui penyebab dasar serta tindakan apa yang tepat untuk meminimalkan kecelakaan kerja dikemudian hari. Metode investigasi yang digunakan dalam kasus ini adalah metode System Cause Analysis Technique (SCAT) serta metode bertanya 5Whys. Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan diketahui bahwa penyebab dasar terjadinya kecelakaan kerja adalah pekerja yang mendahulukan kemudahan dalam bekerja, tuntutan tugas untuk mempertahankan tali agar tetap pada areal penggulungan tali, perusahaan belum menyediakan alat yang dapat digunakan untuk proses pengawasan penggulungan tali, pekerja tidak dapat mencapai tombol darurat, belum mempertimbangkan letak atau posisi tombol darurat, posisi stasiun kerja Loading Ramp yang sangat dekat dengan stasiun kerja lainnya yang menghasilkan kebisingan, belum ada tindakan untuk mengurangi kebisingan yang diterima pekerja, kelalaian, ketidakpahaman pekerja mengatasi kejadian darurat, tidak ada pengawasan, belum ada prosedur penutupan mesin dalam bekerja, belum menyediakan penutup atau pelindung pada mesin captan, tidak peduli terhadap standar APD (Alat Pelindung Diri) yang digunakan, mengharuskan menggunakan sarung tangan namun ukuran sarung tangan tidak sesuai serta perusahaan belum menyediakan sarung tangan yang berukuran sesuai dengan tangan masing-masing pekerja. Dalam mencapai K3 yang lebih baik, maka dari penyebab dasar kecelakaan kerja yang ada terdapat beberapa tindakan yang dapat dilaksanakan untuk meminimalkan kecelakaan kerja yaitu penyediaan tenaga ahli K3, melakukan sosialiasi terkait cara bekerja dan menjalankan tugas dengan baik dan benar serta tidak mengabaikan K3, melakukan sosialisasi terkait cara mengatasi kejadian darurat dan hal lainnya terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), melakukan pengecekan dan pengawasan rutin terkait K3, melengkapi prosedur kerja, menyediakan penutup untuk mesin yang berputar, serta melengkapi APD (Alat Pelindung Diri) yang sesuai standar dan sesuai kebutuhan pekerja.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Investigasi, Kecelakaan Kerja, Pabrik Kelapa Sawit, SCAT, 5Whys
Subjects: Teknik Industri > Produksi
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 14 Feb 2019 01:39
Last Modified: 14 Feb 2019 01:39
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/16605

Actions (login required)

View Item View Item