PERANCANGAN STRUKTUR RUSUNAWA PEKERJA RANCACILI BANDUNG

Fangohoi, Steven (2011) PERANCANGAN STRUKTUR RUSUNAWA PEKERJA RANCACILI BANDUNG. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TS12367.pdf

Download (460Kb)
[img] Text (Bab I)
1TS12367.pdf

Download (213Kb)
[img] Text (Bab II)
2TS12367.pdf

Download (208Kb)
[img] Text (Bab III)
3TS12367.pdf
Restricted to Registered users only

Download (427Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TS12367.pdf
Restricted to Registered users only

Download (382Kb)
[img] Text (Bab V)
5TS12367.pdf
Restricted to Registered users only

Download (896Kb)
[img] Text (Bab VI)
6TS12367.pdf

Download (190Kb)

Abstract

Gedung yang dirancang terdiri 5 lantai dan 1 menara air dan terletak pada wilayah gempa 3. Perancangan struktur meliputi perancangan atap baja, pelat, balok, kolom, dan pondasi. Analisis struktur dengan program ETABS v.9.0.0 dan perencanaan atap dengan program SAP 2000 v.8.0.8. Beban yang dianalisis meliputi beban mati, beban hidup, dan beban gempa. Mutu beton ' c f = 30 MPa, mutu baja fy = 400 MPa (BJTD) untuk Ø ≥ 12 mm, Ø < 12 mm digunakan fy = 240 MPa. Struktur merupakan Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) beton bertulang, daktilitas parsial. Perancangan mengacu pada standar perencanaan bangunan yaitu, Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Bertulang untuk Bangunan Gedung SNI 03-2847-2002, Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung SNI 03-1726-2002, Tata Cara Perencanaan Struktur Baja untuk Bangunan Gedung SNI 03-1729-2002, Tata Cara Pembebanan untuk Rumah dan Gedung SNI 03-1727-2002. Hasil perancangan struktur berupa momen, gaya aksial dan gaya geser. Perencanaan atap, gording profil C150x50x20x2,3 mm, batang kuda-kuda digunakan profil dobel siku 2L30x30x3 mm untuk batang tarik dan batang tekan, sambungan menggunakan 2 buah baut diameter ½ in. dengan pelat bihul tebal 6 mm. Pelat tangga tebal 150 mm dengan tulangan tumpuan P10-75, tulangan lapangan P10-150 dan tulangan pembagi P8-200. Pelat bordes tebal 150 mm, tulangan tumpuan negatif P10-150, tulangan lapangan P10-150, tulangan P10-150 untuk tumpuan positif dan tulangan pembagi P8-200. Balok bordes dimensi 250/400 mm, tulangan atas 2D16 dan tulangan bawah 2D16. Pelat lantai dengan sistem pelat 2 (dua) arah, tebal 120 mm dengan tulangan tumpuan P10-100, tulangan tumpuan P10-200 untuk momen jepit tak terduga, tulangan lapangan P10-200 untuk arah sumbu x. Tulangan tumpuan P10-100, tulangan tumpuan P10- 200 untuk momen akibat jepit tak terduga dan tulangan lapangan P10-200 untuk arah sumbu y. Sedangkan pelat atap tebal 100 mm, tulangan P10-250 untuk arah sumbu x dan y. Balok 400/600 mm, 500/700 mm, 300/400 mm dan 250/400 mm digunakan tulangan lentur Ø 25 mm dan sengkang Ø 10 mm. Kolom lantai 1 – lantai 2 adalah 700/700 mm, lantai 3 adalah 600/600 mm, dan lantai 4 – lantai 5 adalah 500/500, kolom lantai menara 400/400 mm, digunakan tulangan Ø 25 mm dan sengkang Ø 12 mm. Pondasi bored pile digunakan 4 buah tiang Ø 50 cm tulangan 8D19 dan sengkang spiral P12-50, pile cap berukuran 2,5 m x 2,5 m dan tebal 0,6 m dengan tulangan bawah D19-250 untuk

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: SRPMM, kuda-kuda baja, pelat, balok, kolom, pondasi bored pile
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 27 May 2013 11:36
Last Modified: 27 May 2013 11:36
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/1744

Actions (login required)

View Item View Item