GRIYA PECINTA ANJING DI YOGYAKARTA

KUNCORO, SIXTUS BANI (2010) GRIYA PECINTA ANJING DI YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TA11416.pdf

Download (1062Kb)
[img] Text (Bab I)
1TA11416.pdf

Download (486Kb)
[img] Text (Bab II)
2TA11416.pdf

Download (1696Kb)
[img] Text (Bab III)
3TA11416.pdf
Restricted to Registered users only

Download (689Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TA11416.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1094Kb)
[img] Text (Bab V)
5TA11416.pdf
Restricted to Registered users only

Download (803Kb)

Abstract

Sebagai penghilang rasa stress dan kejenuhan dari rutinitas sehari – hari, banyak cara yang bisa ditempuh, salah satunya adalah dengan melakukan rekreasi. Di Yogyakarta banyak sekali tempat – tempat wisata yang bisa didatangi, diantaranya : wisata gunung, wisata laut, museum, candi dan masih banyak lagi. Selain mendatangi tempat – tempat wisata sebagai penghilang rasa stress dan jenuh, kegiatan rekreasi kecil – kecilan juga dapat dilakukan. Salah satunya adalah dengan cara memelihara hewan peliharaan, misalnya anjing. Griya Pecinta Anjing di Yogyakarta ini merupakan suatu wadah yang menyediakan fasilitas yang lengkap dan dapat menampung semua keperluan penggemar dan anjing itu sendiri. Fasilitas – fasilitas yang terdapat di Griya Pecinta Anjing di Yogyakarta ini antara lain : penjualan, perawatan yangterdiri dari fasilitas klinik dan salon, penitipan, pelatihan, persewaan, dan penyelenggaraan acara. Sedangkan untuk fasilitas pendukung adalah perpustakaan dan kantor pengelola. Dimana setiap fasilitas yang ada ditata sesuai dengan fungsi tiap – tiap bangunan. Konsep disain diambil dari transformasi makna persahabatan yang terjalin antara manusia dan anjing sebagai hewan peliharaan. Dimana makna persahabatan tersebut diambil dari inisari film ataupun artikel yang didasarkan pada kisah nyata maupun cerita fiksi yang menceritakan tentang hubungan baik antara anjing dan manusia. Adapun kisah atau cerita hubungan anjing dan manusia yang diangkat, diambil dari kisah: Hachiko (Kesetiaan), Kaijoken Musashi (Kejujuran), Eight Below (Pengorbanan), Beethoven 3rd (Melindungi), Dboy (Pengorbanan) Yang kemudian ke-lima unsur tersebut ditransformasikan kedalam disain. Sehingga didapatkan konsep disain yang rekreatif dan interaktif dengan pendekatan salah satu dari sifat anjing yang “bersahabat”.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Kesetiaan, Kejujuran, Menyayangi, Melindungi, dan Pengorbanan
Subjects: Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 04 Jun 2013 09:29
Last Modified: 04 Jun 2013 09:29
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/2068

Actions (login required)

View Item View Item