PERBANDINGAN METODE ISOLASI DNA SEBAGAI TEMPLAT PCR DALAM IDENTIFIKASI JENIS KELAMIN CEREK JAWA (Charadriius javanicus) SECARA MOLEKULER MENGGUNAKAN PRIMER 2550F/2718R

Pratomo, Yulius Wahyu (2020) PERBANDINGAN METODE ISOLASI DNA SEBAGAI TEMPLAT PCR DALAM IDENTIFIKASI JENIS KELAMIN CEREK JAWA (Charadriius javanicus) SECARA MOLEKULER MENGGUNAKAN PRIMER 2550F/2718R. S1 thesis, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (Yulius Wahyu Pratomo)
0801644 0.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text
0801644 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (384kB)
[img] Text
0801644 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (407kB)

Abstract

Cerek Jawa merupakan salah satu burung pantai endemik Indonesia yang dilindungi sehingga studi molecular sexing diperlukan untuk mendukung usaha konservasinya. Dalam studi molekuler, ekstraksi diterapkan untuk mendapatkan DNA template yang bebas dari inhibitor, tetapi ekstraksi dapat memakan waktu dan biaya cukup banyak saat diterapkan dalam penelitian skala besar. Menyikapi hal tersebut, beberapa studi mengkaji tentang perbandingan hasil amplifikasi PCR antara metode ekstraksi dengan metode isolasi alternatif/tanpa ekstraksi. Studi perbandingan metode isolasi DNA penting diterapkan dalam molecular sexing Cerek Jawa. Molecular sexing mampu menentukan jenis kelamin Cerek Jawa secara pasti, sehingga mendukung keberhasilan reproduksinya dalam program konservasi. Selain itu, perbandingan metode isolasi DNA dapat memberi pilihan alternatif yang minim waktu serta biaya dalam molecular sexing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode isolasi DNA paling efektif dalam molecular sexing Cerek Jawa dengan membandingkan beberapa metode, yaitu ektraksi kit, alkalin lisis dan PCR langsung. Penelitian ini menggunakan 5 sampel darah dalam kertas saring, dan 8 sampel darah dalam EDTA. Masing-masing sampel diisolasi DNA-nya dengan metode ekstraksi kit, alkalin lisis dan PCR langsung, lalu molecular sexing akan dilakukan menggunakan primer universal 2550F/2718R. Hasil penelitian menunjukan bahwa DNA pada sampel darah kertas saring metode ektraksi kit, alkalin lisis dan PCR langsung, berhasil diamplifikasi dengan primer 2550F/2718R yang menghasilkan pita CHD1-Z dengan ukuran 621 bp dan pita CHD1-W dengan ukuran 459 bp. DNA pada sampel darah EDTA metode ektraksi kit, alkalin lisis dan PCR langsung, juga berhasil diamplifikasi dengan primer 2550F/2718R yang menghasilkan pita CHD1-Z dengan ukuran 621 bp dan pita CHD1-W dengan ukuran 459 bp. Berdasarkan hasil yang diperoleh, diketahui metode isolasi DNA paling efektif dalam molecular sexing Cerek Jawa adalah ekstraksi DNA menggunakan kit.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Teknobiologi > Tekno Industri
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Depositing User: editor2 dua uajy
Date Deposited: 30 Oct 2020 04:03
Last Modified: 30 Oct 2020 04:03
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/22290

Actions (login required)

View Item View Item