PERANCANGAN STRUKTUR GEDUNG PLAZA SUMARECON SERPONG (OFFICE TOWER)

NUMBERI, GRACE FANNY (2009) PERANCANGAN STRUKTUR GEDUNG PLAZA SUMARECON SERPONG (OFFICE TOWER). S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TS12287.pdf

Download (177Kb)
[img] Text (Bab I)
1TS12287.pdf

Download (109Kb)
[img] Text (Bab II)
2TS12287.pdf

Download (72Kb)
[img] Text (Bab III)
3TS12287.pdf
Restricted to Registered users only

Download (248Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TS12287.pdf
Restricted to Registered users only

Download (295Kb)
[img] Text (Bab V)
5TS12287.pdf
Restricted to Registered users only

Download (610Kb)
[img] Text (Bab VI)
6TS12287.pdf
Restricted to Registered users only

Download (299Kb)
[img] Text (Bab VII)
7TS12287.pdf

Download (15Mb)

Abstract

Struktur gedung Plaza Sumarecon Serpong (Office Tower) terletak pada wilayah gempa 3, sehingga perencanaan struktur bangunan memerlukan suatu analisis struktur bangunan tahan gempa. Gedung yang dirancang merupakan gedung dengan 8 lantai dan 1 basement. Mutu bahn yang digunakan yaitu mutu beton ' c f = 30 MPa, mutu baja fy = 400 MPa (BJTD) untuk≥ Ø1 2 mm sedangkan untuk Ø < 12 mm menggunakan fy Hasil perencanaan struktur dalam penulisan tugas akhir ini berupa momen, gaya aksial, dan gaya geser untuk perencanaan penulangan komponen-komponen struktur, yaitu jarak dan dimensi tulangan. Tebal pelat atap dan lantai yang digunakan adalah 120 mm, untuk arah memanjang dan arah melebar digunakan tulangan Ø 10 mm. Dimensi balok 400/700 mm, 400/600 mm, dan 250/400 mm digunakan tulangan lentur Ø 25 mm dan sengkang Ø 10 mm. Dimensi kolom basement - lantai 1 adalah 800/800 mm, lantai 2 – lantai 3 adalah 700/700 mm lantai 4 – lantai 8 adalah 600/600 mm digunakan tulangan longitudinal Ø 25 mm dan sengkang Ø 10 mm. Untuk perencanaan dinding penahan tanah pada bagian dinding dan pelat dasar menggunakan tulangan utama D19-100. Pada fondasi bored pile digunakan tiang berukuran diameter 50 cm dengan tulangan pokok D13-50, sedangkan pile cap berukuran 3 m x 3 m dan tebal 0,7 m dengan tulangan arah memanjang dan melebar D19-200. = 240 MPa Analisis struktur gedung menggunakan ETABS 8.45. Penulangan elemen struktur mengikuti Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Gedung SNI 03-2847-2002 dan Standar Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung SNI 03-1726-2002. Konsep perancangan menggunakan metode desain kapasitas yaitu kolom kuat balok lemah, sehingga bila terjadi mekanisme leleh terjadi dulu pada balok kemudian pada kolom..

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: pelat, balok, kolom, tangga,dinding penahan tanah, pondasi bored pile.
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 16 Jul 2013 10:39
Last Modified: 16 Jul 2013 10:39
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/3074

Actions (login required)

View Item View Item