PEMBERITAAN KONFLIK ROHINGYA PADA SURAT KABAR REPUBLIKA (Analisis Isi Kuantitatif tentang Konflik Rohingya ditinjau dari Objektivitas Berita pada Surat Kabar Republika Periode 11 Juni – 28 November 2012)

Yasinta, Veronika (2013) PEMBERITAAN KONFLIK ROHINGYA PADA SURAT KABAR REPUBLIKA (Analisis Isi Kuantitatif tentang Konflik Rohingya ditinjau dari Objektivitas Berita pada Surat Kabar Republika Periode 11 Juni – 28 November 2012). S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
1KOM03799.pdf

Download (299Kb)
[img] Text (Bab I)
0KOM03799.pdf

Download (16Mb)
[img] Text (Bab II)
2KOM03799.pdf

Download (345Kb)
[img] Text (Bab III)
3KOM03799.pdf
Restricted to Registered users only

Download (313Kb)
[img] Text (Bab IV)
4KOM03799.pdf

Download (21Mb)

Abstract

Pemberitaan mengenai konflik Rohingya pada tahun 2012 mulai menghiasi di sejumlah media massa nasional bahkan internasional. Sejumlah kekerasan terjadi sepanjang 2012 pada konflik yang terjadi di Myanmar. Konflik tersebut melibatkan dua etnis, yakni etnis Rakhine dan etnis Rohingya. Rohingya sebagai etnis minoritas yang beragama Islam di negara yang mayoritasnya beragama Buddha itu mendapatkan sejumlah perlakuan yang tidak adil. Konflik tersebut secara khusus mendapatkan perhatian dari Pemerintah Indonesia, mulai dari bantuan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) dan upaya perdamaian yang melibatkan sejumlah organisasi dunia. Dalam penelitian ini, penulis membahas mengenai pemberitaan konflik Rohingya pada surat kabar Republika ditinjau dari objektivitasnya. Republika merupakan koran nasional yang didirikan oleh dasar islami. Hal tersebut ditunjukkan dengan pendirian Republika oleh Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI). Peneliti secara khusus membahas objektivitas pemberitaan karena Republika lebih banyak memberitakan mengenai konflik Rohingya dibanding koran nasional lainnya, yakni sebanyak 109 artikel sepanjang Juni hingga November 2012. Penelitian ini membutuhkan dua pengkoder untuk melihat Coeficient Reliability (CR) yang merupakan bagian dari analisis isi kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Republika belum menerapkan objektivitas pemberitaannya dengan baik. Hal tersebut dikarenakan dari 9 unit analisis yang dihitung oleh peneliti, yakni: faktualitas (sifat fakta), akurasi (verifikasi fakta), completeness, relevansi (nilai berita), tipe peliputan, sensasionalisme, stereotypes, juxtaposition, dan linkages, hanya enam kategori yang memenuhi syarat objektif. Unit analisis dari objektivitas yang tidak dipenuhi oleh Republika dalam pemberitaan konflik Rohingya adalah lebih mengangkat nilai human interest-nya, Republika lebih menonjolkan peliputan satu sisi, dan adanya stereotypes yakni Republika mengarahkan pada penyebutan ‘Muslim Rohingya’ daripada etnis Rohingya.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Analisis isi kuantitatif, Objektivitas, Republika, Konflik Rohingya
Subjects: Komunikasi > Jurnalisme
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 18 Jul 2013 10:44
Last Modified: 18 Jul 2013 10:44
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/3203

Actions (login required)

View Item View Item