ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB REWORK PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI

HASUGIAN, RONALD HASUDUNGAN ASBUDI (2010) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB REWORK PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TS12341.pdf

Download (879Kb)
[img] Text (Bab I)
1TS12341.pdf

Download (49Kb)
[img] Text (Bab II)
2TS12341.pdf

Download (79Kb)
[img] Text (Bab III)
3TS12341.pdf
Restricted to Registered users only

Download (61Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TS12341.pdf
Restricted to Registered users only

Download (109Kb)
[img] Text (Bab V)
5TS12341.pdf

Download (2196Kb)

Abstract

Penyediaan sarana dan prasarana penunjang, baik yang bersifat fisik maupun non fisik berkembang dengan pesat seiring dengan teknologi konstruksi yang berkembang. Teknologi tersebut diharapkan memberikan hasil yang maksimal dalam proyek konstruksi. Untuk mencapai hasil yang maksimal harus dihindari terjadinya kesalahan. Segala macam kesalahan yang terjadi dapat menimbulkan rework. Rework (pengerjaan ulang) adalah aktivitas di lapangan yang harus dikerjakan lebih dari sekali, atau aktivitas yang menghilangkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelumnya sebagai bagian dari proyek di luar sumber daya, tanpa ada change order yang dikeluarkan. Di dalam suatu kegiatan konstruksi hampir selalu terjadi rework, hanya saja kuantitasnya yang berbedabeda. Rework bisa ditimbulkan karena tidak memperhatikan kualitas dari proyek yang sedang dikerjakan. Hasilnya adalah produk yang di bawah standar dan seringnya terjadi perbaikan-perbaikan yang menimbulkan rework. Penelitian ini membahas faktor-faktor penyebab rework pada pelaksanaan proyek konstruksi, yang bertujuan untuk mengetahui tingkat keseringan terjadinya rework pada pelaksanaan proyek konstruksi dan membahas cara efektif untuk mengurangi atau menghindari rework. Penelitian ini dilaksanakan melalui penyebaran kuisioner, dengan responden adalah kontraktor dan konsultan yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Analisis data dilakukan dengan menghitung mean, serta melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan statistik t-test dan anova. Hasil analisis data, menunjukkan bahwa jadwal yang terlalu padat sehingga mengakibatkan kurangnya waktu dan menyebabkan pekerjaan terburuburu dengan nilai mean 2,88, kurangnya teamwork (kerjasama) antara owner, kontraktor, konsultan, subkontaktor ataupun pihak-pihak yang terkait dengan nilai mean 2,86, kurangnya pengetahuan tentang karakter bahan dengan nilai mean 2,54, pengiriman material yang terlambat dengan nilai mean 3,06, dan perubahan desain pada pekerjaan yang sudah dikerjakan dengan nilai mean 2,76 adalah faktor yang sering terjadi pada masing-masing kategori faktor penyebab rework. Hasil analisis dengan t-test menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan pandangan kontraktor dan konsultan mengenai faktor penyebab rework dan cara menghindari terjadinya rework. Sementara analisis dengan anova menunjukkan tidak adanya perbedaan signifikan faktor penyebab rework pada proyek rumah tinggal, proyek gedung komersial, proyek industri dan proyek infrastruktur.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: penyebab rework, mengurangi rework, menghindari rework, proyek konstruksi
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 30 Jul 2013 13:44
Last Modified: 30 Jul 2013 13:44
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/3420

Actions (login required)

View Item View Item