PERANCANGAN STRUKTUR GEDUNG RUMAH SAKIT PONDOK INDAH

Argentty, Gema Vega (2005) PERANCANGAN STRUKTUR GEDUNG RUMAH SAKIT PONDOK INDAH. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TS09988.pdf

Download (280Kb)
[img] Text (Bab I)
1TS09988.pdf

Download (79Kb)
[img] Text (Bab II)
2TS09988.pdf

Download (154Kb)
[img] Text (Bab III)
3TS09988.pdf
Restricted to Registered users only

Download (622Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TS09988.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2573Kb)
[img] Text (Bab V)
5TS09988.pdf
Restricted to Registered users only

Download (308Kb)
[img] Text (Bab VI)
6TS09988.pdf

Download (1927Kb)

Abstract

PERANCANGAN STRUKTUR GEDUNG RUMAH SAKIT PONDOK INDAH JAKARTA, Gema Vega Argentty, No.Mhs : 09988, tahun 2005, PPS Struktur, Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Dalam merencanakan bangunan khususnya bangunan bertingkat tinggi diharapkan memenuhi syarat-syarat dan peraturan yang berlaku seperti kekuatan konstruksinya, kekakuan, kestabilan serta keatnanannya sehingga struktur tidak mengalami keruntuhan. Dalam tugas akhir ini, penulis mempelajari bagaimana merancang elemen-elemen struktur pads bangunan Rumah Sakit Pondok Indah, agar gedung tersebut mampu mendukung beban-beban yang bekerja secara aman. Gedung Rumah Sakit Pondok Indah terdiri dari 3 basement dan 7 lantai dengan panjang 64 in, lebar 64 in dan ketinggian 35,6 m. Analisis struktur gedung menggunakan Etabs dengan tinjauan 3 dimensi. Perancangan struktur meliputi perancangan pelat, balok beton konvensional, kolom, dinding penahan tanah dan perencanaan pondasi. Beban yang dianalisis meliputi beban gravitasi yang terdiri dari beban mati, beban 16dup dan beban gempa. Mutu beton f',. = 25 Mpa, 111utu baja longitudinal fv = 400 MPa, scdangkan untuk tulangan geser dan tulangan pelat menggunakan _f,, = 240 Mpa. Bangunan terletak pada wilayah 4 dengan tingkat daktilitas penuh. Konsep perancangan struktur beton bertulang menggunakan metode desain kapasitas yaitu kolom kuat balok lemah, sehingga bila terjadi mekanisme leleh terjadi dulu pada balok kemudian pads kolom. Dalam perencanaan balok, dimensi balok yang digunakan adalah 400/700 mm. Tulangan terbesar yang digunakan adalah tulangan pokok atas 12D25 dan tulangan pokok bawah 6D25. Tulangan geser balok yang digunakan adalah P10. Dalarn perencanaan kolom, dimensi yang digunakan untuk kolom lantai Base2 adalah 900/900 dengan tulangan pokok 28D25 (pg = 1,5%). Untuk lantai Base 1 s/d lantai dasar digunakan dimensi kolom 900/900 dengan tulangan pokok 20D25 (pg = 1%). Untuk lantai 1 s/d lantai 3 digunakan dimensi kolom 800/800 dengan tulangan pokok 18D25 (pg = 1%). Untuk lantal 4 s/d lantai 6 digunakan dimensi kolom 700/700 dengan tulangan pokok 12D25 (pg = 1%). Tulangan geser kolom yang digunakan adalah P12. Dalarn perencanaan dinding penahan tanah, dimensi yang digunakan untuk lebar dinding adalah 5 in dengan ketebalan pelat dasar I in. Tinggi dinding penahan tanah yang direncanakan adalah 11 in. Untuk penulangan dinding digunakan tulangan D25-100 sebagai tulangan utama sepanjang 5 m dari tepi atas pelat dasar, untuk bagian atas dinding penahan tanah menggunakan tulangan utama D25-200 dan tulangan D19-500 sebagai tulangan bagi. Untuk pelat dasar dinding penahan tanah digunakan tulangan utama D25-75 dan tulangan bagi D19-225. Dalam perencanaan pondasi tiang pancang, dimensi poer yang digunakan adalah 2,5 m x 2,5 m dengan ketebalan 0,8 m. Tulangan yang digunakan untuk bagian poer adalah D25-200. Sedangkan untuk penulangan tiang pondasi digunakan tulangan 8P10.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : daktilitas penuh, desain kapasitas.
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 05 Aug 2013 12:45
Last Modified: 05 Aug 2013 12:45
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/3508

Actions (login required)

View Item View Item