STRATEGI MENGATASI RUMOR Studi Perbandingan Pada Kasus Rumor Lemak Babi Tahun 1988 dan Formalin Tahun 2005

Tandean, Samuel Agus (2006) STRATEGI MENGATASI RUMOR Studi Perbandingan Pada Kasus Rumor Lemak Babi Tahun 1988 dan Formalin Tahun 2005. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0EM12030.pdf

Download (142Kb)
[img] Text (Bab I)
1EM12030.pdf

Download (108Kb)
[img] Text (Bab II)
2EM12030.pdf

Download (110Kb)
[img] Text (Bab III)
3EM12030.pdf
Restricted to Registered users only

Download (164Kb)
[img] Text (Bab IV)
4EM12030.pdf
Restricted to Registered users only

Download (269Kb)
[img] Text (Bab V)
5EM12030.pdf

Download (1255Kb)

Abstract

Isu (Rumor) tidak hanya terjadi dalam percaturan bisnis, tetapi juga sering menerpa dunia bisnis. Dalam kancah bisnis, objek isu bisa tertuju ke produk yang dihasilkan, perusahaan, atau pengusahanya. Sumber isu bisa berasal dari perusahaan/pengusaha saingan, bisa pula berasal dari masyarakat luas atau konsumen. Reaksi perusahaan yang terkena isu pun beragam. Ada yang tidak menanggapinya sama sekali, ada yang melakukan bantahan, ada pula yang memanfaatkan jasa atau wibawa pihak ketiga (pemerintah, pemuka masyarakat) untuk meredam isu. Dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui strategi apa yang dilakukan oleh perusahaan untuk meredam rumor pada saat berkembangnya rumor lemak babi pada tahun 1988 dan rumor formalin yang muncul pada akhir tahun 2005, selain itu penulis juga ingin mengetahui sikap apa saja yang muncul dari konsumen terhadap produk yang terkena rumor, dan dampak yang ditimbulkan dari rumor tersebut. Hasil temuan dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa rumor berpengaruh terhadap sikap konsumen terhadap suatu produk dengan tidak memandang kebenaran dari rumor tersebut dan akibatnya muncul sikap dari konsumen seperti sikap permusuhan terhadap organisasi, adanya prasangka yang tidak semestinya, sikap yang ditimbulkan karena ketidak tahuan, dan sikap yang timbul karena ketidak pedulian. Hasil temuan yang lain adalah adanya perbedaan antara rumor lemak babi dan rumor formalin yaitu makanan dalam kemasan vs makanan basah, perusahaan besar vs perusahaan kecil, produk dengan merk vs produk tidak bermerk, ras vs non ras, dan peran pemerintah dalam menanggulangi rumor. Maka dari itu diperlukan strategi komunikasi untuk dapat meredam rumor yang disesuaikan dengan rumor pada saat itu. Sedangkan pemilihan strategi komunikasi yang tidak tepat akan berakibat ketidak efektifan penggunaan dana perusahaan, angka penjualan yang tidak dapat pulih ke tingkat normal, dan pads tingkat yang parah akan dapat menyebabkan penutupan perusahaan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai masukan bagi perusahaan secara umum dan perusahaan makanan secara khususnya sebagai pertimbangan dalam merancang strategi komunikasi untuk mematahkan rumor.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : rumor, strategi mengatasi rumor.
Subjects: Manajemen > Pemasaran
Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 11 Oct 2013 10:15
Last Modified: 11 Oct 2013 10:15
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/4033

Actions (login required)

View Item View Item