KONDOMINIUM ALA FENG SHUI DI YOGYAKARTA

Putri, Dwi Wiedyasari (2005) KONDOMINIUM ALA FENG SHUI DI YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TA10903.pdf

Download (330Kb)
[img] Text (Bab I)
1TA10903.pdf

Download (544Kb)
[img] Text (Bab II)
2TA10903.pdf

Download (669Kb)
[img] Text (Bab III)
3TA10903.pdf
Restricted to Registered users only

Download (282Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TA10903.pdf
Restricted to Registered users only

Download (727Kb)
[img] Text (Bab V)
5TA10903.pdf
Restricted to Registered users only

Download (527Kb)
[img] Text (Bab VI)
6TA10903.pdf

Download (1449Kb)

Abstract

Kebutuhan ruang bagi manusia/masyarakat Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta semakin sesak, khususnya pada Kota Yogyakarta dengan luas lahan 32,5 km2 memiliki kepadatan penduduk sebesar 12.206,5 orang/km2 pads tahun 2000. Standar indikator demografik dunia menyatakan bahwa untuk negara berkembang (developing country), kepadatan penduduk dibatasi pads 155 people per sq. mile atau 60 orang per km2. Hal ini menunjukkan bahwa dalam usaha memenuhi kebutuhan perumahan bagi penduduk Kota Yogyakarta sudah waktunya dilakukan dengan pembangunan secara vertikal. Kota Yogyakarta yang merupakan pusat kota dari Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta akan tetap menjadi salah satu tempat tujuan menetap bagi penduduk propinsi iu sendiri maupun pendatang dari propinsi lain. Bangunan kondominium ini merupakan salah satu solusi bagi pembangunan perumahan berikutnya. Bangunan kondominium memiliki sistem kepemilikan tetap sehingga brang dapat membeli dan memiliki secara penuh bangunan beserta fasilitasnya. Sistem kepemilikan tetap ini yang lebih diminati orang karena rumah sudah menjadi suatu investasi. Lebih dari sekedar rumah tinggal sementara. Selain memiliki fungsi utama sebagai bangunan residensial, bangunan kondominium ala Feng Shui ini memberikan manfaat tambahan berupa keberuntungan alamiah bagi penghuninya melalui pemanfaatan energi Ch'i dari penerapan Feng Shui Pa-Kua Lo-Shu pada tata ruang interior dan eksterior bangunannya. Ilmu Kebijakan Cina Kuno, Feng Shui, telah banyak diketahui dan diterapkan oleh masyarakat umum. Jika Feng Shui tidak bermanfaat, tidak mungkin seni ini dapat bertahan selama ribuan tahun sampai sekarang ini. Penerapan Feng Shui Pa-Kua La-Shu memanfaatkan arah hadap terbaik dan terburuk untuk elemen bangunan dan furnitur, sedangkan untuk penataan ruang menggunakan lokasi terbaik dan terburuk yang dapat diketahui melalui kotak Lo-Shu. Pada Feng Shui Pa-Kua Lo-Shu ini, setiap orang memiliki angka Kua tersendiri dimana angka tersebut dapat dilihat dari tanggal kelahiran seseorang. Angka Kua tersebut membagi empat arah terbaik dan empat arah terburuk. Penerapan arah terbaik dan terburuk dilakukan pada ruang-ruang utama/terpenting dalam suatu hunian. Inilah kehebatan penerapan Feng Shui diterapkan pada bangunan kondominium yang merupakan bangunan residensial multi-unit hunian.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 29 Oct 2013 10:40
Last Modified: 29 Oct 2013 10:40
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/4181

Actions (login required)

View Item View Item