PENENTUAN JUMLAH PERSEDIAAN BARANG DAGANG DAN PERANCANGAN ULANG TATA LETAK GUDANG TOKO BANGUNAN SEMANGAT MAJU

C, Nora (2013) PENENTUAN JUMLAH PERSEDIAAN BARANG DAGANG DAN PERANCANGAN ULANG TATA LETAK GUDANG TOKO BANGUNAN SEMANGAT MAJU. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TI05855.pdf

Download (192Kb)
[img] Text (Bab I)
1TI05855.pdf

Download (138Kb)
[img] Text (Bab II)
2TI05855.pdf

Download (182Kb)
[img] Text (Bab III)
3TI05855.pdf
Restricted to Registered users only

Download (297Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TI05855.pdf
Restricted to Registered users only

Download (328Kb)
[img] Text (Bab V)
5TI05855.pdf
Restricted to Registered users only

Download (271Kb)
[img] Text (Bab VI)
6TI05855.pdf

Download (477Kb)

Abstract

Toko Bangunan Semangat Maju merupakan salah satu toko bangunan atau retail store yang menjual berbagai jenis dan macam barang bangunan di Yogyakarta. Banyaknya pesaing membuat Toko Bangunan Semangat Maju harus meningkatkan pelayanan dengan cara harus selalu dapat memenuhi permintaan konsumen. Pelayanan yang memuaskan juga dapat meningkatkan keuntungan, sistem pelayanan dapat ditingkatkan dengan menyediakan barang dagang konsumen dengan cepat dan tepat. Pelayanan yang cepat dan tepat dapat terlaksanakan jika peletakan barang dagang didalam gudang juga tertata dengan baik sehingga memudahkan personel toko dalam mencari barang dagang. Metode yang digunakan adalah metode (s,S) Policy dan Metode ABC. Metode (s,S) Policy diterapkan pada sistem persediaan dengan menentukan jumlah persediaan barang dagang maksimum dan jumlah persediaan barang dagang minimum. Metode ABC diterapkan pada sistem tata letak di gudang, metode ini mempertimbangkan frekuensi perputaran pada setiap barang saat peletakan barang dagang didalam rak yaitu fast moving, medium moving, dan low moving. Jumlah persediaan yang tidak menentu dapat mengakibatkan Toko Bangunan Semangat Maju mengalami overstock dan stockout. Solusi untuk mengurangi terjadinya overstock dan stockout yaitu pengadaan barang dagang dilakukan berdasarkan prinsip dari metode (s,S) Policy sesuai dengan hasil jumlah persediaan maksimum dan jumlah persediaan minimum. Perancangan tata letak yang tidak teratur mengakibatkan personel toko kesulitan dalam menemukan barang dagang yang tersimpan didalam gudang. Solusi untuk permasalahan tata letak ini adalah dengan perancangan ulang tata letak dengan mempertimbangkan frekuensi perputaran pada setiap barang dagang, sehingga barang dagang tersusun dengan rapi dan personel toko dapat lebih mudah dalam pencarian barang dagang.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Persediaan barang dagang, Tata Letak, Retail Store, (s,S) Policy, Metode ABC.
Subjects: Teknik Industri > Industri
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 25 Nov 2013 10:43
Last Modified: 25 Nov 2013 10:43
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/4417

Actions (login required)

View Item View Item