GENETIKA POPULASI Collocalia fuciphaga DI RIAU MENGGUNAKAN MIKROSATELIT

., Hendra (2014) GENETIKA POPULASI Collocalia fuciphaga DI RIAU MENGGUNAKAN MIKROSATELIT. S1 thesis, Universitas Atma Jaya.

[img] Text (Halaman Judul)
0BL01121.pdf

Download (1260Kb)
[img] Text (Bab I)
1BL01121.pdf

Download (142Kb)
[img] Text (Bab II)
2BL01121.pdf

Download (153Kb)
[img] Text (Bab III)
3BL01121.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1493Kb)
[img] Text (Bab IV)
4BL01121.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2135Kb)
[img] Text (Bab V)
5BL01121.pdf

Download (497Kb)

Abstract

Burung walet sarang putih (Collocalia fuchiphaga) dengan mudah dijumpai hampir diseluruh pelosok Indonesia. Beberapa penelitian mendapatkan penurunan jumlah populasi burung walet sarang putih di habitat alaminya, tetapi jumlah total spesies burung walet sarang putih sebenarnya meningkat, akibat kolonisasi pada rumah buatan manusia (rumah walet). Rumah walet semakin berkembang seiring dengan perkembangan pengetahuan dan teknologi, menyebabkan jumlah populasi burung walet sarang putih semakin besar karena terhindar dari predator alaminya. Aowphool (2008) berpendapat migrasi burung walet sarang putih dari gua ke rumah walet dalam jangka waktu yang panjang serta peningkatan jumlah populasi secara cepat akan mempengaruhi variasi genetik dan memiliki konsekuensi konservatif dari usaha budidaya walet. Penelitian ini akan mengungkap nilai keragaman genetik (H) dan struktur populasi burung walet sarang putih di Kota Airmolek dan Belilas, Riau dengan pendekatan molekuler menggunakan marka mikrosatelit. Hasilnya akan dianalisis menggunakan AMOVA (Analysis of Molecular Variance) dengan software Arlequin dan FSTAT. Hasil penelitian ini menunjukkan keragaman genetik yang tinggi pada populasi burung walet sarang putih di Airmolek (H = 0,855), di Belilas (H = 0,875) dan di Riau (H = 0,855 ). Hasil perhitungan Amova menunjukkan variasi genetik diantara populasi burung walet sarang putih di Airmolek dengan di Belilas sangat kecil, yaitu 2,772 %. Variasi antar individu dalam suatu populasi cukup tinggi, yaitu 22,268 %. Variasi dalam setiap individunya dapat dikatakan tinggi, yaitu 74,960 %. Berdasarkan nilai Fst = 2,8%, populasi burung walet sarang putih di Airmolek dan Belilas masih dalam satu populasi dan belum terjadi isolasi antara dua populasi tersebut.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Teknobiologi > Tekno Lingkungan
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 02 Jul 2014 09:45
Last Modified: 02 Jul 2014 09:45
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/5390

Actions (login required)

View Item View Item