ANALISIS KOEFISIEN PEKERJA DAN MATERIAL PADA HARGA SATUAN PEKERJAAN PASANGAN BATU TELA DI JAYAPURA

Turnip, Ridwan (2012) ANALISIS KOEFISIEN PEKERJA DAN MATERIAL PADA HARGA SATUAN PEKERJAAN PASANGAN BATU TELA DI JAYAPURA. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TS13091.pdf

Download (1318Kb)
[img] Text (Bab I)
1TS13091.pdf

Download (305Kb)
[img] Text (Bab II)
2TS13091.pdf

Download (785Kb)
[img] Text (Bab III)
3TS13091.pdf
Restricted to Registered users only

Download (335Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TS13091.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1198Kb)
[img] Text (Bab V)
5TS13091.pdf

Download (10Mb)

Abstract

Adanya perbedaan ketersediaan SDA secara tidak langsung berdampak pada dunia konstruksi. Tantangan untuk menjawab kebutuhan bahan baku yang harus terpenuhi, ternyata tidak jarang justru menjadi pemicu kreativitas masyarakat lokal untuk “menghasilkan” bahan baku konstruksi yang inovatif. Bukti nyatanya adalah pemanfaatan batu tela (semacam batako) sebagai bahan baku pekerjaan dinding di Papua, khususnya Jayapura. Koefisien analisa harga satuan berfungsi sebagai pedoman awal perhitungan rencana ABK; kondisi tersebut membuat koefisien analisa harga satuan menjadi kunci menghitung dengan tepat perkiraan ABK. Tetapi, pekerjaan dinding batu tela masih belum masuk di dalam cakupan SNI-DT-91-0009-2007 tentang “Tata Cara Penentuan Harga Satuan Pekerjaan Dinding”. Tujuan penelitian ini untuk mencari koefisien pekerja dan material pada harga satuan pekerjaan pasangan batu tela di lapangan. Penelitian dilakukan pada tiga buah proyek di Jayapura. Metode yang dipilih pada penelitian ini adalah metode Pengamatan dan penelitian langsung di lapangan. Pada kenyataannya, di dalam keseluruhan durasi pekerjaan tukang, tidak semuanya waktu dimanfaatkan secara efektif. Ada beberapa kegiatan yang tergolong inefektif yang secara langsung mengurangi prestasi kerja tukang, dalam konteks ini luasan batu tela yang seharusnya dapat dicapai. Untuk mendapatkan hasil yang semakin akurat, waktu efektif tenaga kerja turut akan menjadi faktor pertimbangan dalam penghitungan, yang diperoleh dengan cara memperhatikan setiap kegiatan para pekerja. Dari penelitian ini, hasil analisis yang didapat yaitu pada pekerjaan pasangan batu tela koefisien tukang 0,0863 OH, koefisien pekerja 0,0825 OH dan koefisien mandor 0.0689 (OH). Sementara, hasil analisis koefisien material yaitu untuk 1 m2 pasangan batu tela diperlukan material berupa : semen sebanyak 5,26 kg, pasir sebanyak 20,41 dan batu tela sebanyak 18 buah.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: batu tela, koefisien, material, durasi efektif
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 08 Apr 2013 11:42
Last Modified: 06 May 2013 11:20
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/55

Actions (login required)

View Item View Item