PROSES KOMUNIKASI INTERPERSONAL BERDASARKAN TEORI PENETRASI SOSIAL (Studi Deskriptif Kualitatif Proses Komunikasi Interpersonal antara Personal Trainer dengan Pelanggan di Club House Casa Grande Fitness Center)

PERMANASARI, RISA (2014) PROSES KOMUNIKASI INTERPERSONAL BERDASARKAN TEORI PENETRASI SOSIAL (Studi Deskriptif Kualitatif Proses Komunikasi Interpersonal antara Personal Trainer dengan Pelanggan di Club House Casa Grande Fitness Center). S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
KOM003781.pdf

Download (811kB)
[img] Text (Bab I)
KOM103781.pdf

Download (436kB)
[img] Text (Bab II)
KOM203781.pdf

Download (169kB)
[img] Text (Bab III)
KOM303781.pdf
Restricted to Registered users only

Download (604kB)
[img] Text (Bab IV)
KOM403781.pdf

Download (302kB)

Abstract

Pada dasarnya setiap perusahaan tidak akan pernah terlepas dari stakeholder. Salah satu stakeholder eksternal perusahaan yang berperan penting dalam keberhasilan suatu perusahaan adalah pelanggan, maka dari itu penting bagi perusahaan untuk menjalin hubungan yang baik dengan pelanggan. Dalam menjalin hubungan keduanya pasti melakukan proses komunikasi interpersonal yang secara otomatis dalam suatu proses pasti terdapat suatu kemajuan hubungan dari yang tidak intim menuju ke hubungan yang intim. Kemajuan hubungan sampai menuju keintiman di sini dapat dilihat melalui empat tahapan dari teori penetrasi sosial. Empat tahapan teori penetrasi tersebut yaitu tahapan orientasi, tahapan pertukaran penjajakan afektif, tahapan pertukaran afektif dan pertukaran stabil (West and Turner, 2008: 205). Penelitian yang dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dari dua personal trainer dengan lima pelanggan. Proses penelitian kualiatif ini dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan dan prosedur, mengumpulkan data yang spesifik dari para partisipan, dan menganalisis. Setelah dilakukan penelitian maka didapatkan hasil bahwa teori penetrasi sosial sudah berjalan akan tetapi terdapat sedikit perbedaan pada tahapan awal yakni tahapan orientasi di mana seharusnya pada tahapan ini tidak banyak orang yang terbuka mengenai privasinya, akan tetapi personal trainer wajib untuk menanyakan usia, tinggi badan, berat badan dan riwayat kesehatan yang keseluruhan data tersebut berguna bagi personal trainer supaya personal trainer paham fisik dari pelanggannya dan personal trainer pun tahu apa yang harus diarahkan kepada pelanggannya.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: pelanggan, proses komunikasi interpersonal , penetrasi sosial
Subjects: Komunikasi > Public Relations
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 13 Jan 2015 09:13
Last Modified: 13 Jan 2015 09:13
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/6489

Actions (login required)

View Item View Item