PENGUKURAN DAN PELAPORAN BIAYA LINGKUNGAN PADA PERUSAHAAN BATIK PLENTONG YOGYAKARTA

AYUNINGDYA, YOSEPHINE DEBY (2015) PENGUKURAN DAN PELAPORAN BIAYA LINGKUNGAN PADA PERUSAHAAN BATIK PLENTONG YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
EA018926.pdf

Download (166Kb)
[img] Text (Bab I)
EA118926.pdf

Download (54Kb)
[img] Text (Bab II)
EA218926.pdf

Download (72Kb)
[img] Text (Bab III)
EA318926.pdf
Restricted to Registered users only

Download (138Kb)
[img] Text (Bab IV)
EA418926.pdf
Restricted to Registered users only

Download (238Kb)
[img] Text (Bab V)
EA518926.pdf

Download (40Kb)

Abstract

Biaya lingkungan dapat disebut biaya kualitas lingkungan. Sama halnya dengan biaya kualitas, biaya lingkungan adalah biaya-biaya yang terjadi karena adanya kualitas lingkungan yang buruk atau karena kualitas lingkungan yang buruk mungkin terjadi. Biaya lingkungan perlu dilaporkan terpisah berdasarkan klasifikasi biayanya. Penelitian ini dilakukan pada Perusahaan Batik Plentong Yogyakarta dengan metode observasi dan wawancara secara langsung dengan pihak-pihak terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) aktivitasaktivitas lingkungan yang dilakukan Perusahaan Batik Plentong Yogyakarta, (2) sumber sumber ekonomi yang dibutuhkan, dan (3) laporan yang seharusnya disusun. Biaya lingkungan dapat diklasifikasikan menjadi : biaya material dari output produk (Materials Cost Of Product Outputs), biaya material dari output non-produk (Materials Cost Of Non-Product Outputs), biaya kontrol limbah dan emisi (Waste and Emission Control Cost), biaya pencegahan dan pengelolaan lingkungan (Prevention and Other Environmental Management Cost), biaya penelitian dan pengembangan (Research and Development Cost), biaya tak berwujud (Less Tangible Cost). Penelitian ini berhasil mengidentifikasi aktivitasaktivitas lingkungan Perusahaan Batik Plentong diantaranya terdiri dari biaya material dari output non-produk (Materials Cost Of Non-Product Outputs), biaya kontrol limbah dan emisi (Waste and Emission Control Cost), biaya pencegahan dan pengelolaan lingkungan (Prevention and Other Environmental Management Cost). Selain itu penelitian ini mengidentifikasi sumber-sumber ekonomi yang dibutuhkan untuk menjalankan aktivitas lingkungan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Perusahaan Batik Plentong belum membuat laporan biaya lingkungan. Biaya lingkungan selama ini diakui ke dalam biaya overhead pabrik (overhead cost). Penerapan laporan biaya lingkungan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi manajemen dalam memperoleh informasi tentang biaya lingkungan yang telah dikeluarkan perusahaan pada 3 periode, yaitu ditahun 2012, 2013 dan 2014.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: aktivitas lingkungan, sumber ekonomi, laporan biaya lingkungan
Subjects: Akuntansi > Akuntansi Manejemen
Divisions: Fakultas Ekonomi > Akuntansi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 05 Nov 2015 09:33
Last Modified: 05 Nov 2015 09:33
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/8276

Actions (login required)

View Item View Item