FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI DAN LANGKAH ANTISIPASINYA PADA PROYEK KONSTRUKSI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA

RUBYANI, MYRA (2015) FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI DAN LANGKAH ANTISIPASINYA PADA PROYEK KONSTRUKSI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
TS013873.pdf

Download (718Kb)
[img] Text (Bab I)
TS113873.pdf

Download (342Kb)
[img] Text (Bab II)
TS213873.pdf

Download (755Kb)
[img] Text (Bab III)
TS313873.pdf
Restricted to Registered users only

Download (390Kb)
[img] Text (Bab IV)
TS413873.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1768Kb)
[img] Text (Bab V)
TS513873.pdf

Download (550Kb)

Abstract

Sebuah proyek konstruksi merupakan bentuk kegiatan yang berlangsung dengan jangka waktu terbatas dan sumber daya tertentu. Proyek konstruksi melibatkan owner, kontraktor dan konsultan dalam perjanjian kontrak. Keberhasilan suatu proyek konstruksi ditentukan dari keseimbangan dan koordinasi yang baik dari aspek-aspek manajemen. Salah satu aspek manajemen tersebut berupa pengadaan dan pemanfaatan waktu yang dilakukan dengan tepat agar dapat meminimalisir keterlambatan yang dapat seringkali terjadi dan disebabkan oleh pihak-pihak yang tertentu. Metodologi penelitian ini dimulai dengan cara perolehan data yang dilakukan dengan menyebarkan kuisioner ke proyek-proyek di D.I. Yogyakarta. Kemudian dikumpulkan kembali dan diolah datanya menjadi hasil penelitian. Pengolahan data yang telah diperoleh dari para responden dengan menggunakan rumus mean dan Standar Deviasi. Metode mean untuk mengetahui langkahlangkah apa saja yang dapat menyebabkan keterlambatan, sedangkan metode Standar Deviasi merupakan teknik statistik yang digunakan untuk menjelaskan homogenitas kelompok. Semakin kecil nilai sebarannya berarti variasi nilai data semakin sama. Hasil pengujian diperoleh bahwa faktor keterlambatan terbesar seringkali berkaitan dengan owner, diikuti kemudian material dan peralatan, konsultan, kontraktor, keadaan setempat dan terakhir adalah tenaga kerja. Dilihat dari segi lain adalah usaha untuk menanggulangi keterlambatan tersebut kiranya dapat diantisipasi dengan menerapkan aspek-aspek dari manajemen waktu dari yang mempunyai dampak terbesar ada dengan menentukan penjadwalan proyek, membandingkan jadwal dengan kemajuan proyek, mengukur dan membuat laporan kemajuan proyek, dilanjutkan dengan merencanakan dan menerapkan tindakan pembetulan, dan terakhir dengan memperbaharui penjadwalan proyek

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Proyek konstruksi, keterlambatan proyek, manajemen konstruksi, manajemen waktu, material dan peralatan, tenaga kerja, kontraktor, owner, konsultan.
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 19 Nov 2015 11:25
Last Modified: 19 Nov 2015 11:25
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/8399

Actions (login required)

View Item View Item