PENGARUH PENGGUNAAN NATURAL RUBBER DALAM PROSES PEMADATAN CAMPURAN LAPIS TIPIS ASPAL BETON

Gloria, Jerry (2015) PENGARUH PENGGUNAAN NATURAL RUBBER DALAM PROSES PEMADATAN CAMPURAN LAPIS TIPIS ASPAL BETON. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TS13358.pdf

Download (1947Kb)
[img] Text (Bab I)
1TS13358.pdf

Download (295Kb)
[img] Text (Bab II)
2TS13358.pdf

Download (596Kb)
[img] Text (Bab III)
3TS13358.pdf

Download (780Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TS13358.pdf
Restricted to Registered users only

Download (910Kb)
[img] Text (Bab V)
5TS13358.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1524Kb)
[img] Text (Bab VI)
6TS13358.pdf

Download (13Mb)

Abstract

Lapis Tipis aspal beton (lataston) adalah lapisan penutup yang terdiri dari campuran agregat bergradasi senjang, filler dan aspal keras dengan perbandingan tertentu; yang dicampur dan dipadatkan secara panas (dalam suhu tertentu, minimum 124ºC), dengan ketebalan padat 2,5 cm atau 3 cm. Pembuatan lapis tipis aspal beton (lataston) bertujuan untuk mendapatkan suatu lapisan permukaan atau lapisan antar pada perkerasan jalan raya yang mampu memberikan sumbangan daya dukung serta berfungsi sebagai lapisan kedap air yang dapat melindungi konstruksi bawahnya. Hot Rolled Sheet bersifat lentur dan mempunyai durabilitas yang tinggi, hal ini disebabkan campuran HRS dengan gradasi timpang mempunyai rongga dalam campuran yang cukup besar, sehingga mampu menyerap jumlah aspal dalam jumlah banyak (7-8%) tanpa terjadi bleeding. Selain itu, HRS mudah dipadatkan sehingga lapisan yang dihasilkan mempunyai kekedapan terhadap air dan udara tinggi. Kegagalan dini yang sering terjadi di lapangan adalah pada proses penghamparan dan pemadatan karena HRS tidak sepenuhnya murni gapgraded. Pada penelitian ini yang ditinjau adalah pengaruh variasi karet gelang saat proses pemadatan pada campuran lapi tipis aspal beton terhadap karakteristik Marshall yang meliputi density, Void Filled With Asphalt (VFWA), Void In The Mix (VITM), stabilitas, flow, dan Marshall Quontient (QM). Penelitian ini menggunakan metode Marshall yang digunakan pada beberapa variasi karet gelang pada benda uji. Variasi karet gelang saat proses pemadatan, yaitu 1%, 1,5%, 2%, 2,5% dengan variasi kadar aspal untuk mendapatkan kadar aspal optimum 5,5%, 6%, 6,5%, 7%. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa variasi karet gelang pada lapis tipis aspal beton berpengaruh terhadap kekuatan benda uji yang telah diuji dengan Marshall test. Dari hasil variasi penggunaan kadar karet gelang pada lapis tipis aspal beton menghasilkan nilai stabilitas yang cenderung mengalami penurunan cukup besar seiring penambahan kadar karet gelang dan nilai Flow yang mengalami peningkatan melebihi batas yang telah di tentukan. Sedangkan nilai VFWA, VITM dan QM mempunyai nilai yang selisihnya jauh sehingga menghasilkan grafik yang cenderung meningkat dan menurun terlihat jelas. Kadar aspal optimum terdapat pada kadar aspal 5,5% (karet gelang 0%), kadar aspal 5,5% 6% 7% (karet gelang 1,5%), kadar aspal 5,5% 6% (karet gelang 1,5%), kadar aspal 6% 6,5% (karet gelang 2,5%).

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Lataston, Karakteristik Marshall, variasi Natural Rubber (karet gelang), kadar aspal.
Subjects: Sipil > Transportasi
Sipil > Transportasi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 17 Feb 2016 09:32
Last Modified: 17 Feb 2016 09:32
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/8795

Actions (login required)

View Item View Item