PERANCANGAN STRUKTUR GEDUNG HOTEL M & M YOGYAKARTA

Giantoro, Adi (2011) PERANCANGAN STRUKTUR GEDUNG HOTEL M & M YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TS12742.pdf

Download (528Kb)
[img] Text (Bab I)
1TS12744.pdf

Download (30Kb)
[img] Text (Bab II)
2TS12744.pdf

Download (346Kb)
[img] Text (Bab III)
3TS12744.pdf
Restricted to Registered users only

Download (417Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TS12744.pdf
Restricted to Registered users only

Download (468Kb)
[img] Text (Bab V)
5TS12744.pdf
Restricted to Registered users only

Download (862Kb)
[img] Text (Bab VI)
6TS12744.pdf

Download (30Mb)

Abstract

Perencanaan struktur bangunan terutama bangunan gedung bertingkat tinggi memerlukan suatu analisis struktur yang mengarah pada perencanaan bangunan tahan gempa. Dalam tugas akhir ini, penulis mempelajari bagaimana merancang elemen-elemen struktur pada bangunan Hotel M & M Yogyakarta agar gedung tersebut mampu mendukung beban-beban yang bekerja. Pembangunan Hotel di Yogyakarta sangat meningkat pesat seiring dengan wisatawan yang berdatangan sehingga menuntut pengembangan pembangunan ke arah vertikal. Gedung Hotel M & M merupakan gedung 7 lantai dan 1 basement dan terletak di wilayah gempa 3. Gedung ini direncanakan dengan menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus. Pada penulisan tugas akhir ini penulis merancang pelat atap, lantai, balok, tangga, dinding geser, serta kolom sebagai elemen struktur atas dan dinding penahan tanah serta pondasi bored pile sebagai elemen struktur bawah. Mutu beton yang digunakan f’c = 30 MPa, mutu baja 240 MPa untuk tulangan yang berdiameter kurang atau sama dengan 12 mm dan mutu baja 400 MPa untuk tulangan yang berdiameter lebih dari 12 mm. Beban-beban yang dianalisis meliputi beban mati, beban hidup, dan beban gempa. Perancangan dilakukan dengan konsep desain kapasitas yang mengacu pada SNI 03-2847-2002. Struktur direncanakan dengan menggunakan ETABS v8.5. Hasil perencanaan struktur yang diperoleh pada tugas-akhir ini berupa dimensi tangga, dimensi struktur pelat, balok, kolom, dinding geser, dinding penahan tanah, pondasi bored pile dan penulangannya yaitu jumlah tulangan, dimensi tulangan, dan spasi tulangan. Pelat lantai dan atap dengan tebal 120 mm dengan tulangan utama P10-200 pada atap dan tulangan utama P10-100 pada lantai. Dimensi balok struktur terbesar yang digunakan untuk lantai basement s/d lantai 7 adalah 500/800 pada daerah tumpuan menggunakan tulangan atas 9D25 dan tulangan bawah 5D25, sedangkan pada daerah lapangan menggunakan tulangan atas 5D25 dan tulangan bawah 5D25. Tulangan sengkang digunakan 5P12-100 dan 4P12-100 pada daerah sendi plastis dan 4P12-125 pada daerah di luar sendi plastis. Dimensi kolom untuk basement s/d lantai 7 yang terbesar adalah 800/800 mm dengan menggunakan tulangan pokok 28D25, dan tulangan sengkang 4P13-100 di sepanjang sendi plastis dan 4P13-150 di luar sendi plastis. Untuk perencanaan dinding geser menggunakan tulangan D25-90 pada tulangan vertikal dan D25-180 pada tulangan horisontal, dan digunakan 4P13-100 pada penulangan elemen batas. Pada pondasi bored pile digunakan tiang berukuran diameter 50 cm dengan tulangan pokok 8D19, sedangkan pile cap berukuran 4 m x 4 m dan tebal 1 m dengan tulangan arah memanjang D18-150 dan melebar D20- 100. Pada perencanaan penahan tanah pada bagian dinding dan pelat dasar menggunakan tulangan utama D16-200 dan D13-150.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: balok, kolom, pelat, tangga, dinding geser, pondasi bored pile, dinding penahan tanah
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 25 Apr 2013 08:15
Last Modified: 06 May 2013 11:31
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/904

Actions (login required)

View Item View Item