DAMPAK KELANGKAAN PASOKAN BAHAN BAKU KAYU JATI SUPER TERHADAP KEGIATAN USAHA INDUSTRI KECIL MEBEL KAYU (STUDI KASUS PADA BEBERAPA UNIT USAHA KECIL MEBEL KAYU DI DESA TIRTONIRMOLO, KECAMATAN KASIHAN, KABUPATEN BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA)

FRIYADI, ANTON (2007) DAMPAK KELANGKAAN PASOKAN BAHAN BAKU KAYU JATI SUPER TERHADAP KEGIATAN USAHA INDUSTRI KECIL MEBEL KAYU (STUDI KASUS PADA BEBERAPA UNIT USAHA KECIL MEBEL KAYU DI DESA TIRTONIRMOLO, KECAMATAN KASIHAN, KABUPATEN BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA). S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0EP13229.pdf

Download (430Kb)
[img] Text (Bab I)
1EP13229.pdf

Download (100Kb)
[img] Text (Bab II)
2EP13229.pdf

Download (59Kb)
[img] Text (Bab III)
3EP13229.pdf
Restricted to Registered users only

Download (84Kb)
[img] Text (Bab IV)
4EP13229.pdf
Restricted to Registered users only

Download (82Kb)
[img] Text (Bab V)
5EP13229.pdf

Download (125Kb)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) dampak kelangkaan pasokan bahan baku kayu jati super terhadap kegiatan usaha industri kecil mebel kayu di Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Propinsi DIY, (2) mengetahui dan menganalisis bagaimana para pengusaha kecil mebel kayu di Desa Tirtonirmolo ini beradapatasi terhadap dampak kelangkanan pasokan bahan baku kayu jati super, sehingga kegiatan usaha yang dijalankan dapat terus bertahan, (3) mengamati bagaimana peran pemerintah terhadap kelangsungan usaha industri kecil mebel kayu Di Desa Tirtonirmolo. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan survei dan wawancara, sedangkan metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil temuan yang diperoleh dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa kelangkaan pasokan kayu jati super yang dialami oleh industri mebel kayu di Desa Tirtonirmolo mengakibatkan pelaku usaha beralih ke bahan baku kayu pengganti, harga kayu pengganti mengalami peningkatan karena tingginya permintaan, kenaikan harga bahan baku kayu pengganti kemudian menyebabkan biaya produksi ikut meningkat dan berdampak negatif terhadap jumlah produksi, jumlah tenaga kerja, komposisi produk, harga jual produk, dan penambahan modal usaha. Untuk dapat terus bertahan para pengusaha melakukan beberapa penyesuaian. Penyesuaian yang dilakukan tersebut adalah dengan cara mengubah komposisi produk, mencari tambahan modal usaha, dan mengurangi tenaga kerja yang bukan berasal dari keluarga sendiri. Dalam menghadapi gangguan aktivitas usaha yang dialami, berbagai upaya untuk mempertahankan kegiatan usaha yang dilakukan pengusaha merupakan inisiatif para pengusaha sendiri, hasil penelitian menemukan bahwa sekalipun ada bantuan dari pemerintah setempat, namun belum merata dan kurang mengenai sasaran permasalahan. Kata Kunci: Kelangkaan bahan baku utama, industri kecil, kegiatan usaha, strategi bertahan

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Kelangkaan bahan baku utama, industri kecil, kegiatan usaha, strategi bertahan
Subjects: Ilmu Ekonomi > UKM
Divisions: Fakultas Ekonomi > Ilmu Ekonomi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 13 May 2016 09:03
Last Modified: 13 May 2016 09:12
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/9369

Actions (login required)

View Item View Item