PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, KURS DAN DEFISIT ANGGARAN PEMERINTAH TERHADAP INFLASl DI INDONESIA (Tahun 1967-2003)

Ferdinant Cruise, Henry (2006) PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, KURS DAN DEFISIT ANGGARAN PEMERINTAH TERHADAP INFLASl DI INDONESIA (Tahun 1967-2003). S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0EP13280.pdf

Download (333Kb)
[img] Text (Bab I)
1EP13280.pdf

Download (738Kb)
[img] Text (Bab II)
2EP13280.pdf

Download (529Kb)
[img] Text (Bab III)
3EP13280.pdf
Restricted to Registered users only

Download (403Kb)
[img] Text (Bab IV)
4EP13280.pdf
Restricted to Registered users only

Download (267Kb)
[img] Text (Bab V)
5EP13280.pdf

Download (456Kb)

Abstract

Studi ini menganalisis secara empiris inflasi di Indonesia periode 1967 - 2003. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh jumlah uang beredar, kurs dan defisit anggaran terhadap tingkat inflasi di Indonesia dalam jangka pendek dan jangka panjang serta menganalisis seberapa besar pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap tingkat inflasi di Indonesia dalam jangka pendek dan jangka panjang. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber yaitu: BPS, Laporan Tahunan Bank Indonesia, Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI), Statistik Indonesia dan Internasional Financial Statistics dari berbagai tahun terbitan yang berhubungan dengan penelitian. Pengujian dalam penelitian ini menggunakan model ECM ( Error Correction Model). Untuk melakukan estimasi tersebut diawali serangkaian prosedur: uji stasionaritas dan kointegrasi dengan tujuan untuk menentukan pada derajat ke berapa data yang digunakan akan stasioner dan berkointegrasi. Studi ini memberikan gambaran penelitian dalam jangka pendek dan jangka panjang. Variabel jumlah uang beredar dalam jangka pendek dan jangka panjang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap inflasi, yang berarti terdapat anomally data, sehingga hasil estimasi menjadi tidak sesuai dengan teori. Dalam jangka pendek variabel kurs berpengaruh positif, tetapi da1am jangka panjang tidak berpengaruh terhadap infasi. Sementara variabel defisit anggaran baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang tidak berpengaruh terhadap inflasi, yang artinya tingkat inflasi tidak dipengaruhi oleh defisit anggaran selama periode penelitian. Kecepatan Penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang adalah sebesar -0,570379, nilai ini diperoleh dari besarnya nilai ECT.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: inflasi, jumlah uang beredar, kurs, defisit anggaran, ECM (Error Correction Model), ECT (Error Correction Term).
Subjects: Ilmu Ekonomi > Moneter
Divisions: Fakultas Ekonomi > Ilmu Ekonomi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 13 May 2016 09:45
Last Modified: 13 May 2016 09:45
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/9371

Actions (login required)

View Item View Item