STUDI PERILAKU BERTELUR PENYU LEKANG (Lepidocllelys olivacea Eschscholtz) DI TAMAN NASIONAL ALAS PURWO, BANYUWANGI, JAWA TIMUR

PANCAKA, RICHARDUS HIMAWAN (2000) STUDI PERILAKU BERTELUR PENYU LEKANG (Lepidocllelys olivacea Eschscholtz) DI TAMAN NASIONAL ALAS PURWO, BANYUWANGI, JAWA TIMUR. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0BL00255.pdf

Download (137Kb)
[img] Text (Bab I)
1BL00255.pdf

Download (65Kb)
[img] Text (Bab II)
2BL00255.pdf

Download (237Kb)
[img] Text (Bab III)
3BL00255.pdf
Restricted to Registered users only

Download (108Kb)
[img] Text (Bab IV)
4BL00255.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1450Kb)
[img] Text (Bab V)
5BL00255.pdf

Download (840Kb)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku bertelur penyu lekang (Lepidochelys o/i\ucea Eschscholtz) di pantai Marengan Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei - Juni 1999 di Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi. Pengambilan data dilakukan dengan pengamatan langsung ke pantai (lalar) mulai • pukul 20.00 WIB 02.00 WIB. Parameter yang diamati adalah waktu yang dibutuhkan pada tiap-tiap tahapan bertelur meliputi naik ke pantai, membuat lubang, bertelur, menutup lubang, kembali ke pantai; suhu pasir sarang, suhu udara, kelembaban udara, jumlah telur, letak sarang dari vegetasi, jarak sarang dari pasang tertinggi, kedalaman sarang dan jenis vegetasi disekitar sarang, pukul pendaratan. Dari basil penelitian diperoleh waktu yang dibutuhkan untuk naik ke pantai rata-rata adalah 13,41 menit ( + 3,31; n = 12), waktu membuat lubang rata-rata adalah 16,87 menit ( ± 2,29; n == 12), rata-rata waktu bertelur adalah 22,41 menit ( ± 5,21; n == 12), rata-rata waktu menutup lubang adalah 17,66 menit ( ± 4,07; n = 12), rata­ rata waktu untuk kembali ke laut adalah 11,25 menit ( ± 1,42; n = 12). Suhu sarang rata-rata 30 ° C (± I, ; n 48), suhu udara rata-rata 28 ° C( ± 1, ; n = 48), kelembaban udara rata-rata 17 % ( ± I, ; n = 24), jumlah telur rata-rata 104 butir ( ± 8,64; n = 12), letak sarang dari vegetasi rata-rata 3,09 m ( ±1,57; n = I2), jarak sarang dari pasang tertinggi rata-rata I4,16 m ( ± 2,56; n = 12), kedalaman sarang rata-rata 43,4I em ( ± 2,30; n = I2), pendaratan penyu antara pukul 20.35 WIB dan 00.15 WIB pada setengah pasang. Kondisi fisik pantai Marengan sesuai sebagai tempat bertelur penyu lekang dengan kelandaian, jenis pasir dan juga kondisi vegetasinya.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Teknobiologi > Tekno Lingkungan
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 16 May 2016 08:27
Last Modified: 16 May 2016 08:27
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/9379

Actions (login required)

View Item View Item