EVALUASI PERBANDINGAN KINERJA DENGAN ANALISIS PUSHOVER PADA STRUKTUR BAJA TAHAN GEMPA

TANDANI, ANDRY SANJAYA (2012) EVALUASI PERBANDINGAN KINERJA DENGAN ANALISIS PUSHOVER PADA STRUKTUR BAJA TAHAN GEMPA. S1 thesis, UAJY.

[img]
Preview
Text (Halaman Judul)
0TS13153.pdf

Download (563kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab I)
1TS13153.pdf

Download (130kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab II)
2TS13153.pdf

Download (365kB) | Preview
[img] Text (Bab III)
3TS13153.pdf
Restricted to Registered users only

Download (735kB)
[img] Text (Bab IV)
4TS13153.pdf
Restricted to Registered users only

Download (689kB)
[img] Text (Bab V)
5TS13153.pdf
Restricted to Registered users only

Download (939kB)
[img]
Preview
Text (Bab VI)
6TS13153.pdf

Download (543kB) | Preview

Abstract

Perencanaan struktur bangunan baja tahan gempa sangat penting, karena Indonesia sebagian wilayahnya memiliki kerawanan yang tinggi terhadap gempa. Salah bangunan yang dirancang tahan gempa adalah Sistem Rangka Bresing Konsentrik (SRBK). Sistem ini sangat kuat dan kaku sehingga mampu menahan gaya lateral yang lebih besar dari SRPMK. Bangunan baja yang dianalisis terdiri dari 2 gedung dengan spesifikasi yang sama, kecuali ada tidaknya penambahan bresing. Bresing yang digunakan adalah tipe interved V. Gedung 1 ( tanpa bresing ) dan gedung 2 ( dengan bresing ) terdiri dari 10 lantai ( termasuk atap) dengan tinggi total 36,9 m, dan terletak di wilayah gempa 5 tanah sedang. Fungsi bangunan adalah perkantoran dan baja yang dipakai termasuk BJ 41. Kedua gedung direncanakan dengan analisis statik ekuivalen dan Gedung 1 menggunakan SRPMK dan gedung 2 SRBK. Selanjutnya kedua gedung akan dilakukan analisis pushover, sehingga didapat perilaku seismik dan kinerja strukturnya dari masing-masing gedung. Hasil analisis pushover menunjukkan bahwa kedua gedung, berdasarkan target perpindahan masih memiliki taraf kinerja life safety. Berdasarkan ATC-40 gedung 1 level kinerja strukturnya termasuk DC (Damage Control) dan tingkatan kinerja SP-2. Untuk gedung 2 level kinerja strukturnya IO (Immediate Occupany) termasuk dalam tingkatan kinerja SP-1. Kurva kapasitas hasil analisis pushover menunjukkan gaya geser terbesar yang mampu ditahan struktur gedung 1 arah X sebesar 7286,8901 KN dan arah Y sebesar 9926,5557 KN. Untuk gedung 2 gaya geser terbesar arah X sebesar 21076,8262 KN dan arah Y sebesar 23984,7344 KN.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: gempa, bangunan baja, analisis pushover
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 26 Apr 2013 13:51
Last Modified: 06 May 2013 11:19
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/961

Actions (login required)

View Item View Item