EFEK TOKSIK LAMA PENGENDAPAN PERASAN RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica Val.) PADA TIKUS Rattus rattus GALUR Sprague-Dawley

Suryaningtyas, Diany Ayu (2000) EFEK TOKSIK LAMA PENGENDAPAN PERASAN RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica Val.) PADA TIKUS Rattus rattus GALUR Sprague-Dawley. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0BL00411.pdf

Download (187Kb)
[img] Text (Bab I)
1BL00411.pdf

Download (96Kb)
[img] Text (Bab II)
2BL00411.pdf

Download (295Kb)
[img] Text (Bab III)
3BL00411.pdf
Restricted to Registered users only

Download (129Kb)
[img] Text (Bab IV)
4BL00411.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2410Kb)
[img] Text (Bab V)
5BL00411.pdf

Download (1004Kb)

Abstract

Pemakaian air perasan rimpang kunyit (Curcuma domestica Val) di masyarakat, biasanya tidak langsung habis dikonsumsi sehingga menyebabkan terjadinya pengendapan. Zat aktif yang ada dalam lapisan jemih perasan rimpang kunyit yang diendapkan diduga mempunyai efek toksik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama pengendapan perasan rimpang kunyit terhadap efek toksisitas dan kadar kurkumin yang terdapat dalam perasan tersebut Pembuatan perasan rimpang kunyit diperoleh dari basil perasan 75 gram kunyit segar dengan 100 ml aquadeas. Uji toksisitas menggunakan Rattus ratJus galur Sprague-Dawley. Tiga puluh ekor tikus dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan, yaitu 0 jam, 1 jam, 3 jam, 6 jam, dan pemberian"•air matang sebagai kontrol. Dosis bahan uji yang diberikan merupakan dosis tunggal, yaitu 4 mL Pengamatan perilaku dan keadaan fisik dilakukan setiap hari sampai hari ke-7/ hari. Setelah itu hewan uji diotopsi dan diambil organ lambung, ginjal, dan hati untuk diperiksa secara makroskopis maupun mikroskopis pada hari ke-7. Sampel perasan rimpang kunyit baik segar maupun yang telah diendapkan diukur kadar kurkumin dengan spektrofotometer. Hasil penc1itian menunjukkan bahwa perasan rimpang kunyit yang telah diendapkan sampai 6 jam tidak menimbulkan efek toksik Jaringan organ lambung, gmjal, dan hati hewan uji tidak mengalami perubahan. Kadar kurkumin mengalami penurunan seiring dengan semakin lamanya waktu pengendapan perasan tersebut.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Teknobiologi > Tekno Lingkungan
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 16 Jun 2016 10:21
Last Modified: 16 Jun 2016 10:21
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/9722

Actions (login required)

View Item View Item