PENGAWETAN BUAH ANGGUR (Vitis vinifera L.) MENGGUNAKAN PELAPIS ALGINAT DENGAN PENAMBAHAN ZEIN DAN PLASTICIZER GLISEROL

Wikaningtyas, Benedicta Elly (2000) PENGAWETAN BUAH ANGGUR (Vitis vinifera L.) MENGGUNAKAN PELAPIS ALGINAT DENGAN PENAMBAHAN ZEIN DAN PLASTICIZER GLISEROL. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0BL00414.pdf

Download (186Kb)
[img] Text (Bab I)
1BL00414.pdf

Download (67Kb)
[img] Text (Bab II)
2BL00414.pdf

Download (201Kb)
[img] Text (Bab III)
3BL00414.pdf
Restricted to Registered users only

Download (165Kb)
[img] Text (Bab IV)
4BL00414.pdf
Restricted to Registered users only

Download (356Kb)
[img] Text (Bab V)
5BL00414.pdf

Download (456Kb)

Abstract

Buah anggur merupakan buah yang hanya tiga kali produksi dalam setahun. Mengingat buah anggur termasuk komoditas yang tidak tahan lama dan buahnya sangat disukai masyarakat luas, maka perlu dilakukan pengemasan buah anggur dengan menggunakan edible film. Edible film merupakan lapisan tipis yang dibuat dari bahan yang dapat dimakan, dibentuk diatas komponen makanan atau diletakkan diantara komponen makanan yang berfungsi sebagai barier terhadap C02, 02 dan sebagai carrier bahan makanan dan atau untuk meningkatkan penanganan makanan dan tidak menimbulkan limbah bagi lingkungan dan tidak membutuhkan biaya besar. ' Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui konsentrasi penambahan zein yang optimal pada film berbasis alginat dan mengetahui bagaimanakah pengaruh pemberian film terhadap keawetan buah anggur dengan melakukan uji fisik dan kimia. Penelitian tahap I adalah pembuatan edible film dengan menggunakan bahan dasar alginat 0,5% (b/v) dan penambahan zein 0%, 10%, 20% dan 30% (bib alginat) serta penambahan plasticizer berupa gliserol 30% (bib alginat) dan asam palmitat 4% (bib alginat) serta penambahan CaCh .Pada tahap II adalah pengawetan buah anggur menggunakan metode pelapisan. Hasil penelitian tahap I didapatkan konsentrasi penambahan zein yang optimal adalah 30%, dengan nilai ketebalan film sebesar 0,0262 mm, absorbsi air pada film sebelum dan setelah WVTR sebesar 29,07% , tensile strength sebesar 519,7952 kg/m , persen elongasi sebesar 2,73% dan nilai WVTR sebesar 10,5366 gram/m Hasil penelitian tahap I ini digunaan untuk pengawetan buah anggur pada tahap II. Pada penelitian tahap II dapat dibuktikan bahwa pelapisan buah anggur dengan film dapat menghambat laju transmisi uap air masuk dan keluar dari bahan, akibatnya proses respirasi dan pembcntukan etilen pada buah dihambat. Proses penghambatan ini ditunjukkan dengan kadar gula reduksi, gula total dan kadar air setelah penyimpanan yang relatif sama dengan sebelum penyimpanan. Jadi, buah yang ditutup film dibanding kontrol akan mempunyai waktu simpan lebih lama.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Teknobiologi > Tekno Lingkungan
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 16 Jun 2016 11:36
Last Modified: 16 Jun 2016 11:36
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/9724

Actions (login required)

View Item View Item