ANALISIS WATER BALANCE DAS SERAYU BERDASARKAN DEBIT SUNGAI UTAMA

DICKY DAVIDOFF, DIONISIUS (2016) ANALISIS WATER BALANCE DAS SERAYU BERDASARKAN DEBIT SUNGAI UTAMA. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TS14380.pdf

Download (17Mb)
[img] Text (Bab I)
1TS14380.pdf

Download (313Kb)
[img] Text (Bab II)
2TS14380.pdf

Download (566Kb)
[img] Text (Bab III)
3TS14380.pdf

Download (800Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TS14380.pdf
Restricted to Registered users only

Download (191Kb)
[img] Text (Bab V)
5TS14380.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2728Kb)
[img] Text (Bab VI)
6TS14380.pdf

Download (4Mb)

Abstract

Jumlah air (air permukaan dan air tanah) yang ada di bumi selalu berjumlah tetap, namun daerah-daerah yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan air selalu ada. Hal ini disebabkan karena tidak seimbangnya jumlah air yang masuk dan keluar dalam suatu DAS selama periode tertentu. Jumlah air yang masuk lebih sedikit daripada yang keluar akan menyebabkan kekeringan, sedangkan kondisi sebaliknya akan menyebabkan banjir, sehingga hal ini membutuhkan suatu pengelolaan air. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keseimbangan antara kebutuhan air dan ketersediaan air, sehingga dapat diketahui besar volume tampungan yang dibutuhkan untuk menampung air yang dapat digunakan pada saat kemarau, khususnya pada DAS Serayu. Penelitian ini menggunakan metode Polygon Thiessen untuk menghitung curah hujan rata-rata wilayah dan evapotranspirasi rata-rata wilayah pada DAS Serayu. Debit ketersediaan dihitung menggunakan Metode Mock, sedangkan evapotranspirasi potensial dihitung menggunakan bantuan software CROPWAT 8.0. Debit kebutuhan dihitung dengan menggunakan data-data kependudukan dari BPS Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan analisis water balance DAS Serayu, hasil analisis menunjukkan adanya kekurangan air yang terjadi pada tahun 2002, 2003, 2004, 2006, 2008 dan 2013. Hanya pada tahun 2005 dimana debit ketersediaan lebih besar daripada debit kebutuhan. Menggunakan kurva massa Ripple (1883), didapatkan kebutuhan volume tampungan sebesar 97.122.302 m3, sedangkan volume tampungan berupa waduk yang ada saat ini, yaitu Waduk Sudirman, hanya memiliki volume aktif sebesar 47.000.000 m3, dengan laju sedimentasi sebesar 3.740.740 m3 per tahun, usia Waduk Sudirman kurang lebih tinggal 12 tahun lagi, sehingga tampungan berupa waduk yang baru harus sudah dimulai proses pembangunannya. Usia Waduk Sudirman dapat diperpanjang dengan membangun bendung pada Sungai Serayu agar terjadi pengendapan pada bendung tersebut dan endapan tersebut dapat digali sehingga tidak terjadi pengendapan pada Waduk Sudirman.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Water Balance, DAS Serayu, Ketersediaan, Kebutuhan, Metode Mock.
Subjects: Sipil > Hidro
Sipil > Hidro
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 30 Jun 2016 12:37
Last Modified: 30 Jun 2016 12:37
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/9827

Actions (login required)

View Item View Item