KARYA FOTOGRAFI DALAM RUBRIK BINGKAI SEBAGAI TRANSMISI VISI REDAKSI MAJALAH GONG

Dananjaya, Anak Agung Putra (2010) KARYA FOTOGRAFI DALAM RUBRIK BINGKAI SEBAGAI TRANSMISI VISI REDAKSI MAJALAH GONG. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
0SOS02351.pdf

Download (233Kb)
[img] Text (BAB I)
1SOS02351.pdf

Download (369Kb)
[img] Text (BAB II)
2SOS02351.pdf
Restricted to Registered users only

Download (721Kb)
[img] Text (BAB III)
3SOS02351.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2709Kb)
[img] Text (BAB IV)
4SOS02351.pdf

Download (266Kb)

Abstract

Salah satu bentuk permasalahan yang terdapat pada penerapan multikulturalisme di Indonesia terletak pada bagaimana paham ini kemudian dapat secara repetitive disebarkan, sehingga nantinya publik dapat memahami secara mendalam mengenai nilai-nilai yang ada dibalik wacana tersebut. Berkaitan dengan proses penyebaran tentang nilai dan gagasan mengenail multikultural ini, lebih lanjut peran medialah yang memiliki porsi lebih di dalam mengakomodasikan nilai tersebut secara massive. Media massa melalui perspektif teori sosiologi komunikasi massa berarti berbicara tentang serangkaian kegiatan produksi budaya dan informasi yang dilaksanakan oleh berbagai tipe ‘komunikator massa’ untuk disalurkan pada khayalak. Majalah GONG, adalah salah satu media yang secara aktif memberikan gagasan-gagasan seputar problematik kebudayaan di Indonesia. Tidak hanya memalui teks berita saja wacana tentang keberagaman budaya di Indonesia dituliskan, namun diperkuat lagi dengan hadirnya foto sebagai ‘pencitraan’ terhadap identitas sosial di tengah masyarakat. Dari sini kita dapat menekankan bahwa foto bukan hanya sekedar secarik kertas tanpa makna, melainkan salah satu medium berkomunikasi. Tulisan ini lebih banyak menyinggung bagaimana sebenarnya peranan fotografi dalam media cetak, khususnya pada rubrik Bingkai Majalah GONG, sudah menjadi media atas penyebaran nilai-nilai multikulturalisme di Indonesia. Lebih dalam lagi, analisis yang dilakukan oleh penulis menitikberatkan pada permasahan seperti karya fotografi yang masuk ke redaksi belum semuanya mewakili keberagaman etmis, secara geografis, masih terdominasi oleh Jawa dan Bali. Karya fotografi yang masuk masih mengandalkan tema upacara atau ritual adat serta kurangnya kepekaan fotografer di dalam mengangkat keberagaman budaya sebagai tema karya fotografinya. Hal tersebut tentu saja menjadi penghambat sekaligus tantangan tersendiri bagi media massa untuk berpikir lebih kritis lagi di dalam menyebarkan pendidikan multikultural di masyarakat, mengingat peranan media telah menjadi sumber dominan bukan saja bagi individu untuk memperoleh gambaran dan citra realitas social, tetapi juga bagi masyarakat dan kelompok secara kolektif serta penyebaran nilai-nilai terkait keberagaman budaya di Tanah air.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Multikulturalisme, Media Massa, Fotografi.
Subjects: Sosiologi > Media
Divisions: Fakultas ISIP > Sosiologi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 18 Jul 2016 10:31
Last Modified: 18 Jul 2016 10:48
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/9879

Actions (login required)

View Item View Item