PENGARUH TINGGI DINDING GESER TERHADAP BEBAN GEMPA PADA GEDUNG BATAVIA CITY JAKARTA

Istiono, Antonius (2002) PENGARUH TINGGI DINDING GESER TERHADAP BEBAN GEMPA PADA GEDUNG BATAVIA CITY JAKARTA. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TS08531.pdf

Download (193Kb)
[img] Text (Bab I)
1TS08531.pdf

Download (68Kb)
[img] Text (Bab II)
2TS08531.pdf

Download (205Kb)
[img] Text (Bab III)
3TS08531.pdf
Restricted to Registered users only

Download (336Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TS08531.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2984Kb)
[img] Text (Bab V)
5TS08531.pdf

Download (849Kb)

Abstract

Perencanaan stuktur tahan gempa yang tepat untuk menghindari kehancuran struktur akibat gaya gempa yang bekerja membutuhkan perhitungan yang cermat. Dinding geser merupakan salah satu. sistem penahan gaya lateral yang efektif. Dengan penempatan dan pendimensian dinding geser secara optimal diharapkan secara efektif akan dapat menahan atau membatasi gaya gempa yang masuk ke dalam struktur sehingga struktur tidak mengalami kerusakan yang fatal. Analisis ini mencoba untuk mengetahui besamya pengaruh tinggi dinding geser dalam menahan gaya lateral gempa dalam sistem interaksi portal dinding geser sehingga mendapatkan tinggi efektif dinding geser dari tinggi total strukturnya. Struktur yang ditinjau adalah struktur atas Gedung Batavia City Jakarta dan pembebanan akibat beban gempa lateral dianggap bekerja pada arah-arah utama. Analisis dilakukan pada penambahan tinggi dinding geser setiap 10 % dari tinggi total struktur dan pembahasan perilaku struktur meliputi waktu getar struktur, base shear reaction dan base moment reaction, defleksi, gaya geser kolom, momen kolom, gaya geser balok, dan momen balok. Hasil analisis menunjukkan beberapa karakteristik dari masing-masing pokok bahasan. Analisis respon spektrum dari seluruh model menghasilkan waktu getar alami terkecil pada struktur dengan tinggi dinding geser 80 % dari tinggi total struktur. Defleksi rata-rata terendah untuk arah sumbu global X dan Y terjadi pada struktur dengan tinggi dinding geser 80 % dari tinggi total struktur, sedangkan arah sumbu Z, pengaruh tinggi dinding geser yang efektif hanya sampai pada struktur dengan tinggi dinding geser 80 %, selebihnya tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Base shear reaction dan base moment reaction lebih tergantung pada berat dan massa struktur. Adanya dinding geser menyebabkan penurunan gaya geser dan momen pada kolom-kolom selain kolom tengah portal yang berhimpit dengan dinding geser. Pada kolom-kolom tersebut justru mengalami kenaikan. Gaya geser balok dan momen balok mengalami penurunan sejalan dengan bertambahnya tinggi dinding geser. Selain mempunyai ketahanan geser yang besar terhadap gaya lateral, dinding geser juga mempunyai ketahanan geser yang besar terhadap gaya vertikal. Secara keseluruhan, pada sistem struktur portal - dinding geser yang berdinding geser penuh, temyata dinding geser yang berada di tingkat-tingkat atas struktur tidak lagi berfungsi efektif terhadap struktur. Dinding geser akan lebih efektif jika hanya dibatasi sampai pada ketinggian 80 % dari tinggi total struktur.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Dinding geser, waktu getar, defleksi, base shear reaction, base moment reaction, gaya geser, momen.
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 20 Jul 2016 08:39
Last Modified: 20 Jul 2016 08:39
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/9900

Actions (login required)

View Item View Item