PENGATURAN WAKTU OPERASIONAL KENDARAAN BERMOTOR GUNA MENINGKATKAN KINERJA RUAS JALAN (Studi Kasus Jalan Kolopaking, Kebumen)

Christian, Rendy (2011) PENGATURAN WAKTU OPERASIONAL KENDARAAN BERMOTOR GUNA MENINGKATKAN KINERJA RUAS JALAN (Studi Kasus Jalan Kolopaking, Kebumen). S1 thesis, UAJY.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
0TS12099.pdf

Download (1323Kb)
[img] Text (BAB I)
1TS12099.pdf

Download (367Kb)
[img] Text (BAB II)
2TS12099.pdf

Download (523Kb)
[img] Text (BAB III)
3TS12099.pdf
Restricted to Registered users only

Download (503Kb)
[img] Text (BAB IV)
4TS12099.pdf
Restricted to Registered users only

Download (376Kb)
[img] Text (BAB V)
5TS12099.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1679Kb)
[img] Text (BAB VI)
6TS12099.pdf

Download (10Mb)

Abstract

PENGATURAN WAKTU OPERASIONAL KENDARAAN BERMOTOR GUNA MENINGKATKAN KINERJA RUAS JALAN (Studi Kasus Jalan Kolopaking, Kebumen), Rendy Christian, NPM : 04 02 12099, tahun 2011, PKS Transportasi, Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Banyaknya jumlah kendaraan dalam suatu ruas jalan akan berdampak kemacetan. Apabila hal ini tidak diatasi akan merugikan pengguna ruas jalan tersebut. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan cara melakukan pengaturan waktu operasional kendaraan bermotor. Ruas Jalan Kolopaking, Kebumen berada di lokasi yang strategis, dengan adanya pertokoan dan pasar di sepanjang ruas jalannya, menyebabkan ruas jalan tersebut menjadi tujuan bagi para penduduk di Kebumen. Data-data yang diperlukan dalam analisis ini diambil langsung dari pengamatan di lapangan, dan diperoleh dari instansi-instansi yang terkait. Data yang diambil langsung di lapangan berupa data volume lalu lintas, data hambatan samping data waktu tempugh kendaraan ringan, serta geometrik jalan. Sedangkan data jumlah penduduk diperoleh dari instansi pemerintah. Hasil analisis dengan menggunakan MKJI 1997 menunjukkan bahwa kondisi existing memiliki arus lalu lintas (Q) sebesar 711.6 smp/jam, kecepatan arus bebas (Fv) sebesar 28029 km/jam, kapasitas (C) sebesar 1331.68 smp/jam, derajat kejenuhannya (DS) 0.5344 dan kecepatan tempuh (V) sebesar 70416 km/jam. Sedangkan setelah diberikan beberapa alternatif memiliki nilai yang lebih baik. Hal ini dapat dilihat dari data arus lalu lintas (Q) sebesar 954.72 smp/jam, kecepatan arus bebas sebesar (Fv) 36.8 km/jam, kapasitas sebesar (C) 2489.52 smp/jam, derajat kejenuhnannya (DS) 0.3798 dan kecepatan tempuh (V) sebesar 33 km/jam. Semua analisis data tersebut berdasarkan data pada saat jam puncak.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Kondisi existing, arus lalu lintas (Q), kecepatan arus bebas (Fv), Kapasitas (C), Derajat kejenuhan (DS), Kecepatan tempuh (V), Jam puncak
Subjects: Sipil > Transportasi
Sipil > Transportasi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 22 Jul 2016 12:56
Last Modified: 22 Jul 2016 12:56
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/9931

Actions (login required)

View Item View Item