PENGGUNAAN LIMBAH ABU MARMER SEBAGAI FILLER PADA CAMPURAN LATASTON

Kristiono, Oktavianus Eko (2004) PENGGUNAAN LIMBAH ABU MARMER SEBAGAI FILLER PADA CAMPURAN LATASTON. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TS09705.pdf

Download (179Kb)
[img] Text (Bab I)
1TS09705.pdf

Download (72Kb)
[img] Text (Bab II)
2TS09705.pdf

Download (118Kb)
[img] Text (Bab III)
3TS09705.pdf

Download (126Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TS09705.pdf

Download (47Kb)
[img] Text (Bab V)
5TS09705.pdf
Restricted to Registered users only

Download (124Kb)
[img] Text (Bab VI)
6TS09705.pdf
Restricted to Registered users only

Download (215Kb)
[img] Text (Bab VII)
7TS09705.pdf

Download (491Kb)

Abstract

Lataston adalah lapis penutup yang terdiri dari campuran antara agregat hergradasi timpang (gap graded), filler dan aspal keras dengan perhandingan tertentu yang dicampur dan dipadatkan dalam keadaan panas. Dalam usaha mencari bahan perkerasan yang mudah didapat dan ekonomis, maka diperlukan bahan-bahan pengganti yang memenuhi syarat tersebut dan dapat dipakai sebagai bahan perkerasan. Limbah abu mariner merupakan bahan sisa dari basil pemotongan batu marmer yang jumlahnya cukup banyak di daerah Salaman Magelang dan selama ini tidak banyak dimanfaatkan. Mengacu pada Spesifikasi Teknik Bina Marga, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauli mana pengaruh penggunaan filler limbah abu marmer terhadap karakteristik campuran Lataston. Penelitian dilakukan di Laboratorium Jalan Raya, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta pada bulan Oktober sampai dengan bulan Desember 2004 dengan cara membuat variasi kadar filler 0%, 5%, 7%, 9% dan 11 % limbah abu marmer, dengan kadar aspal yang digunakan adalah 6%,6,5%, 7%, dan 7,5% dan pada kadar aspal optimum. Dari komposisi tersebut masingmasing benda uji dibuat ganda (duplo). Dari basil penelitian diketahui bahwa dari seluruh campuran yang dibuat dapat ditemukan kadar aspal optimum. Penggunaan limbah abu marmer sebagai filler pada campuran Lataston memberikan keadaan yang memenuhi spesifikasi Marshall untuk nilai Stabilitas, Flow, VITM, VFWA, dan Marshall Quotient, namun demikian cenderung mempunyai nilai yang lebih rendah dari campuran yang menggunakan filler abu batu (0% abu marmer). Secara garis besar penggunaan limbah abu marmer sebagi filler pada campuran Lataston menjadikan karakteristik Marshall campuran menjadi turun kecuali nilai flow dan cenderung memiliki fleksibilitas yang tinggi, hal ini terlihat dari nilai Marshall Quotient yang nilainya semakin kecil. Filler limbah abu marmer mempunyai karakteristik yang lebih baik pada kadar yang lebih rendah yaitu pada kadar 5%.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Lataston, filler, limbah abu marmer, Stabilitas, Flow, VITM, VFWA, Marshall.
Subjects: Sipil > Geo Teknik
Sipil > Geo Teknik
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 25 Jul 2016 11:07
Last Modified: 25 Jul 2016 11:07
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/9943

Actions (login required)

View Item View Item