ANALISIS PONDASI TELAPAK PADA LAHAN YANG TERBATAS

Anggraini, Yustina Dian (2004) ANALISIS PONDASI TELAPAK PADA LAHAN YANG TERBATAS. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TS09538.pdf

Download (333Kb)
[img] Text (Bab I)
1TS09538.pdf

Download (71Kb)
[img] Text (Bab II)
2TS09538.pdf

Download (256Kb)
[img] Text (Bab III)
3TS09538.pdf
Restricted to Registered users only

Download (196Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TS09538.pdf
Restricted to Registered users only

Download (943Kb)
[img] Text (Bab V)
5TS09538.pdf

Download (1473Kb)

Abstract

Pondasi adalah suatu bagian dari konstruksi bangunan yang bertugas meletakkan bangunan dan meneruskan beban bangunan atas (upper structure/super structure) ke dasar tanah yang cukup kuat untuk menahannya. Salah satu tipe pondasi yang sering digunakan adalah pondasi telapak. Pondasi telapak yang terletak di batas lahan akan mengalami eksentrisitas yang relatif besar. Jika eksentrisitas yang terjadi pads pondasi besar maka tanah akan mengalami tegangan tank, sehingga pondasi menjadi tidak aman, karena tanah tidak mampu menahan gaya tank. Dengan penulisan ini akan diketahui bagaimana pengaruh bentuk pondasi telapak tunggal terhadap eksentrisitas yang terjadi akibat keterbatasan lahan, bagaimana cara mengatasi eksentrisitas tersebut dan bentuk pondasi manakah yang aman. Pondasi telapak tunggal direncanakan dengan telapak tunggal biasa, penambahan counter balance, dan penambahan batu kali. Analisis dilakukan dengan sloof tidak disertakan dan dengan sloof disertakan dalam analisis struktur. Dari proses analisis akan diketahui eksentrisitas yang terjadi dari tiap-tiap bentuk pondasi. Perencanaan pondasi gabungan dilakukan jika pondasi telapak tunggal belum bisa mengatasi permasalahan. Untuk mengetahui tegangan tanah yang terjadi, dukungan dimodelkan sebagai sendi dan pegas. Pemodelan dukungan pads pondasi gabungan bertujuan untuk mengetahui reaksi yang terjadi pada tanah dan diharapkan mendekati kondisi tanah sebenamya. Hasil analisis menunjukkan untuk memperkecil eksentrisitas, dapat dilakukan dengan memperbesar dimensi pondasi arah X, menambah tebal counter balance dan batu kali, serta dengan memodelkan sloof dalam analisis struktur. Dalam penulisan ini, pondasi telapak tunggal tidak dapat mengatasi eksentrisitas yang terjadi. Pondasi yang aman digunakan untuk mengatasi eksentrisitas pads studi ini adalah pondasi telapak kantilever/strapfooting dengan pemodelan dukungan sebagai pegas

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Pondasi telapak tunggal, eksentrisitas, counter balance, batu kali, sloof, pondasi telapak kantilever/strapfooting, pegas.
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 26 Jul 2016 11:34
Last Modified: 26 Jul 2016 11:34
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/9958

Actions (login required)

View Item View Item