MUSEUM SAINS DAN TEKNOLOGI DI YOGYAKARTA

Magdalena, Marissa (2008) MUSEUM SAINS DAN TEKNOLOGI DI YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
0TA11609.pdf

Download (1341Kb)
[img] Text (BAB I)
1TA11609.pdf

Download (587Kb)
[img] Text (BAB II)
2TA11609.pdf

Download (2069Kb)
[img] Text (BAB III)
3TA11609.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2786Kb)
[img] Text (BAB IV)
4TA11609.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3505Kb)
[img] Text (BAB V)
5TA11609.pdf
Restricted to Registered users only

Download (11Mb)
[img] Text (BAB VI)
6TA11609.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3067Kb)

Abstract

Tak banyak orang Indonesia yang mengetahui dengan pasti apa yang dimaksud dengan sains (atau science dalam bahasa Inggris) dan teknologi. Padahal, pengenalan masyarakat terhadap sains dan teknologi amat penting bagi perkembangan suatu negara, terutama negara berkembang seperti Indonesia. Makin bnayak warga negara yang paham sains dan teknologi akan membuat negara yang bersangkutan mengalami makin pesatnya kemajuan. Proyek ini bertujuan untuk membangkitkan semangat masyarakat umum dalam memahami dan mencintai sains dan teknologi, dengan cara memperkenalkan tentang sains melalui bangunan. Arsitektur harus dapat berbicara tentang pesan yang ingin disampaikannya. Begitu juga dengan Museum Sains dan Teknologi di Jogyakarta ini. Museum ini berbasis pada karakter khusus dari empat cabang ilmu sains yaitu Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi, dengan benang merah atau penghubung berupa karakter umum dari sains itu sendiri. Tiap-tiap cabang ilmu sains memiliki karakteristik yang berbeda-beda, yang muncul dari pemahaman mengenai inti dari masing-masing cabang ilmu tersebut, serta inti dari pemahaman mengenai sains secara keseluruhan. Matematika, sebagai cabang ilmu tertua dan paling mendasar karena cakupan ilmu yang begitu luas memiliki karakter teratur, berpola dan logis Fisika yang luasan cakupan ilmunya nomor dua terbesar, memiliki karakter intuitif, imajinatif dan eksperimental. Kimia punya karakter struktur, sifat dan reaksi, sementara Biologi berkarakter hidup, interaksi dan saling menopang. Karakter-karakter khusus dari masing-masing cabang ilmu sains diatas menghasilkan suatu kesimpulan (karakter) umum dari sains secara keseluruhan, yaitu pasti. Kepastian dalam sains mencakup segala hal fisik yang dapat dibuktikan kebenarannya secara fisik. Ekplorasi sains boleh jadi tidak terbatas, tetapi tetap ada kepastian bahwa pertanyaan-pertanyaan tentang fenomena-fenomena yang terjadi di dunia, dalam nama sains atau ilmu pengetahuan, ada jawabannya. Karakter-karakter khusus dan umum inilah yang kemudian diterjemahkan kedalam elemen-elemen arsitektural bangunan, seperti bentuk dan wujud, skala dan proporsi sirkulasi, tekstur dan bahan, warna, bukan serta tata ruang.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 27 Jul 2016 12:56
Last Modified: 27 Jul 2016 12:56
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/9968

Actions (login required)

View Item View Item