KOMPLEKS LINGKUNGAN BINAAN MASJID KALASAN DI YOGYAKARTA

DHANY ADHYKA YUSTIONO, AGUSTINUS (2006) KOMPLEKS LINGKUNGAN BINAAN MASJID KALASAN DI YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TA09315.pdf

Download (938Kb)
[img] Text (Bab I)
1TA09315.pdf

Download (202Kb)
[img] Text (Bab II)
2TA09315.pdf

Download (2245Kb)
[img] Text (Bab III)
3TA09315.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2135Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TA09315.pdf
Restricted to Registered users only

Download (838Kb)
[img] Text (Bab V)
5TA09315.pdf

Download (4Mb)

Abstract

Keberadaan kompleks lingkungan binaan masjid kalasan di yogyakarta merupakan jawaban bagi perkembangan kehidupan masyarakat Islam, dimana keberadaan kompleks lingkungan binaan masjid kalasan di Yogyakarta itu sendiri bertujuan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap pendidikan masyarakat, dan juga sebagai media pembinaan generasi muda agar menjadi generasi penerus bangsa yang unggul dan mandiri. Permasalahan disini adalah bagaimana menciptakan suatu kompleks lingkungan binaan yang berorientasi pada masjid yang religius, edukatif dan komunikatif dengan perpaduan arsitektur Islam dan arsitektur Modern, sehingga dapat memberikan suasana baru bagi dunia pendidikan di kota Yogyakarta pada umumnya, terutama yang mayoritas memeluk agama Islam. Suasana religius dalam kompleks lingkungan binaan masjid kalasan di Yogyakarta diwujudkan dengan penggunaan lima buah atap kubah dan lima buah pilar outdoor sebagai symbol dari lima rukun Islam dan symbol sholat lima waktu, 17 lantai minaret dan 17 kolom pada serambi terbuka sebagai simbol 17 rekaat Islam, memberikan perbedaan ketinggian lantai pada Masjid sebagai pusat orientasi binaan dengan menerapkan konsep masjid sebagai ruang terbuka. Suasana komunikatif diwujudkan dengan pola tata letak massa-massa bangunan yang didukung dengan penataan lingkungan di dalam kompleks lingkungan binaan Masjid Kalasan di Yogyakarta, termasuk di dalamnya sirkulasi (jalan) dan parkir. Sedangkan untuk suasana edukatif diwujudkan dengan penataan ruang-ruang dalam aktivitas pendidikan formal dan non formal yang dikelompokkan menjadi area pembinaan putra dan area pembinaan putri, serta fasilitas pendidikan yang mendukung seperti perustakaan, laboratorium dan ruang audiovisual. Perpaduan arsitektur Islami dengan arsitektur Modern dibentuk dengan menggunakan bentuk arsitektur moderni dengan beberapa sentuhan bernuansa Islami. Pembentuk fasade yang digunakan adalah atap kubah sebagai bentuk Internasional style dari Islam, deretan jendela persegi panjang, unsur lengkung khas Islami, penataan vegetasi sebagai pengarah pada entrance bangunan, dan juga minaret pada keempat sudut bangunan masjid untuk memberi kesan vertical monumental pada bangunan. Penggunaan bahan-bahan yang sederhana akan menambah kesan modern.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Arsitektur > Lingkungan Kawasan
Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 04 Aug 2016 10:15
Last Modified: 04 Aug 2016 10:15
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/10008

Actions (login required)

View Item View Item