ANALISIS POLA TANAM DAN EFISIENSI SALURAN PRIMER DI DAERAH IRIGASI KALIBAWANG

SIMANULLANG, JAKKON MATUA (2017) ANALISIS POLA TANAM DAN EFISIENSI SALURAN PRIMER DI DAERAH IRIGASI KALIBAWANG. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
TS150540.pdf

Download (955kB)
[img] Text (Bab I)
TS150541.pdf

Download (481kB)
[img] Text (Bab II)
TS150542.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (Bab III)
TS150543.pdf
Restricted to Registered users only

Download (191kB)
[img] Text (Bab IV)
TS150544.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (Bab V)
TS150545.pdf

Download (3MB)

Abstract

Dalam upaya melancarkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan produktivitas untuk mewujudkan ketahanan pangan, ada banyak pertimbangan yang perlu diteliti dalam meningkatkan produktivitasnya salah satunya cara pengelolaannya, karena cara pengelolaan lahan akan sangat berpengaruh pada tingkat produktivitasnya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pengolahan lahan yang paling efisien untuk meningkatkan produktivitasnya penelitian ini dilakukan Di Daerah Irigasi Kalibawang. Analisa pola pengolahan lahan memerlukan data sekunder dan data primer, Data sekunder yang dikumpulkan adalah pola tanam, data hujan, debit saluran Intake kalibawang, luas area irigasi yang didapat dari Dinas PU Pengairan Kabupaten Kulon Progo, debit Sungai Progo, dan data klimatologi didapat dari BBWS Serayu Opak. Data primer yang dikumpulkan adalah debit saluran, efisiensi saluran, evapotranspirasi tanaman yang dihitung secara manual dengan Metode FAO Penman-Monteith dan dengan aplikasi cropwat, kebutuhan air tanaman. Perhitungan efisiensi saluran menggunakan data potongan memanjang dan melintang saluran dengan menghitung debit dititik awal dan debit di titik akhir kemudian membandingkan debitnya. Hasil penelitian di daerah irigasi kalibawang diperoleh nilai efisiensi saluran primer sebesar 94% dan setelah menganalisis kebutuhan air tanaman sesuai dengan ketersediaan air didapatkan pola pengolahan lahan yang paling efisien yaitu pola 11 dimana masa tanam 1 dilakukan pada Bulan November, masa tanam 2 Bulan Maret dan masa tanam 3 dimulai bulan Juli.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: efisiensi, curah hujan, kebutuhan air, ketersediaan air,cropwat irigasi
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 29 Mar 2017 11:22
Last Modified: 29 Mar 2017 11:22
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/11465

Actions (login required)

View Item View Item