MOTIVASI KHALAYAK UNTUK MENONTON PROGRAM ACARA PAS MANTAB Studi Deskriptif Kualitatif Motivasi Warga Jogoyudan Terhadap Program Acara Televisi “Pas Mantab” di Trans7

Hardian, Christofel Rinaldo (2012) MOTIVASI KHALAYAK UNTUK MENONTON PROGRAM ACARA PAS MANTAB Studi Deskriptif Kualitatif Motivasi Warga Jogoyudan Terhadap Program Acara Televisi “Pas Mantab” di Trans7. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0KOM01685.pdf

Download (492Kb)
[img] Text (Bab I)
1KOM01685.pdf

Download (113Kb)
[img] Text (Bab II)
2KOM01685.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1299Kb)
[img] Text (Bab III)
3KOM01685.pdf

Download (711Kb)

Abstract

Media massa saat ini tidak hanya sekedar sebagai tempat untuk mencari informasi bagi masyarakat, tetapi media massa juga menawarkan berbagai macam acara yang dapat dijadikan sebagai hiburan bagi khalayak banyak. Hal ini yang menyebabkan manusia tidak bisa lepas dari media massa. Oleh karena itu stasiun stasiun televisi saling berlomba membuat program acara yang dapat menarik pemirsa, sehingga persaingan antar media pun tak dapat dihindari. Peneliti ingin membahas tentang motivasi yang mendorong warga Jogoyudan untuk menonton program acara ”Pas Mantab” di Trans 7. Program acara Pas mantab dikemas dalam bentuk talk show komedi dan tayang perdana pada hari Sabtu, 6 Maret 2009 pukul 22.00 WIB. Pas Mantab sendiri merupakan kepanjangan dari Parto Andre Sule Mantab. Selama 60 menit, Parto, Andre, dan Sule akan mengundang para bintang tamu dari kalangan artis maupun public figure untuk berbagi cerita menarik dalam pengalaman hidupnya. Keunikan dari program ini adalah para bintang tamu akan diajak bermain peran dalam sketsa komedi. Namun di sela-sela sketsa, Andre akan menyelipkan beberapa pertanyaan mengenai kehidupan dan kesibukan para bintang tamu saat ini. Tak jarang para bintang tamu ini menjadi target sasaran kejahilan dan keusilan Parto dan Sule. Dengan teori uses and gratification maka dapat dilihat motif partisipan dalam menonton acara Pas Mantab adalah sebagai sarana untuk menghibur, melepas kepenatan dari rutinitas setelah seharian bekerja atau beraktivitas. Ini juga dapat dikategorikan sebagai kebutuhan untuk melarikan diri, melepaskan ketegangan, dan hasrat untuk mencari hiburan atau pengalihan

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Komunikasi > Jurnalisme
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 01 May 2013 09:25
Last Modified: 01 May 2013 09:25
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/1173

Actions (login required)

View Item View Item