HUBUNGAN ANTARA KUALITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL PETUGAS MEDIS DAN PASIEN RAWAT INAP DENGAN TINGKAT KEPUASAN KOMUNIKASI PASIEN

Carlita, Talya (2011) HUBUNGAN ANTARA KUALITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL PETUGAS MEDIS DAN PASIEN RAWAT INAP DENGAN TINGKAT KEPUASAN KOMUNIKASI PASIEN. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0KOM02773.pdf

Download (4039Kb)
[img] Text (Bab I)
1KOM02773.pdf

Download (298Kb)
[img] Text (Bab II)
2KOM02773.pdf

Download (244Kb)
[img] Text (Bab III)
3KOM02773.pdf
Restricted to Registered users only

Download (276Kb)
[img] Text (Bab IV)
4KOM02773.pdf

Download (970Kb)

Abstract

Rumah sakit merupakan sebuah institusi perawatan kesehatan profesional yang pelayanannya disediakan oleh dokter, perawat, dan tenaga ahli kesehatan lainnya. Pemilihan rumah sakit oleh masyarakat tidak hanya dilihat dari kelengkapan fasilitas saja tetapi juga dari pelayanannya. Pasien yang puas merupakan aset yang sangat berharga karena apabila pasien puas mereka akan terus melakukan pemakaian terhadap jasa dari rumah sakit tersebut. Salah satu cara yang dilakukan supaya pasien merasa puas adalah dengan menciptakan sistem pelayanan konsumen yang selalu mengarah kepada customer satisfaction (kepuasan konsumen). Sistem pelayanan yang mengarah pada kepuasan konsumen dapat dilakukan dengan meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal karyawannya. Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi antara orang secara tatap muka sehingga memungkinkan setiap pesertanya untuk menangkap reaksi orang lain secara langsung. Komunikasi interpersonal dikatakan lebih efektif untuk mengumpulkan informasi mengenai individu karena merupakan interaksi tatap muka sehingga respon yang timbul dapat diprediksikan. Menurut Joseph De Vito terdapat lima faktor yang mempengaruhi terbentuknya komunikasi interpersonal yang efektif yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif dan kesetaran. Apabila kelima aspek tersebut dapat dipenuhi maka kepuasan pasien dapat tercapai. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional yang menjelaskan hubungan variabel kualitas komunikasi interpersonal terhadap tingkat kepuasan komunikasi pasien. Sampel yang digunakan adalah pasien rawat inap Rumah Sakit Bethesada yang diambil melalui teknik purposive sampling dengan jumlah populasi sebanyak 1687 orang dan sampel sebesar 94 responden. Penelitian ini juga menggunakan kualitas relasi sebagai variabel moderator. Pengujian hubungan antara kualitas komunikasi interpersonal terhadap tingkat kepuasan komunikasi pasien menggunakan pengujian korelasi Pearson. Sedangkan untuk pengujian hubungan kualitas komunikasi interpersonal terhadap tingkat kepuasan komunikasi pasien yang dimoderasi oleh kualitas relasi menggunakan pengujian korelasi Parsial. Hasil pengujian menggunakan korelasi Pearson menunjukkan terdapat hubungan yang cukup kuat antara variabel kualitas komunikasi interpersonal terhadap tingkat kepuasan komunikasi pasien. Sedangkan untuk hasil pengujian menggunakan korelasi Parsial menunjukkan hubungan variabel kualitas komunikasi interpersonal terhadap tingkat kepuasan pasien setelah dimoderasi oleh kualitas relasi hubungannya menjadi menurun.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Kualitas Komunikasi Interpersonal, Kepuasan Komunikasi Pasien, Kualitas Relasi
Subjects: Komunikasi > Public Relations
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 16 May 2013 13:31
Last Modified: 16 May 2013 13:31
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/1485

Actions (login required)

View Item View Item