Perilaku Plagiasi Siswa SMA Terkait Perkembangan Media Baru Survei di SMA Tarakanita Magelang, SMA Van Lith Muntilan, dan SMK Pius Magelang

Hutomo, Setio Budi H and Bharata, Bonaventura Satya (2015) Perilaku Plagiasi Siswa SMA Terkait Perkembangan Media Baru Survei di SMA Tarakanita Magelang, SMA Van Lith Muntilan, dan SMK Pius Magelang. In: Imagining e-Indonesia: Local Wisdom in the Midst of Media Technology and Communication Policy, 26 – 27 November 2015, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Perilaku Plagiasi Siswa _SETIO BUDI & BONAVENTURA.pdf

Download (7MB) | Preview

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi membawa berbagai konsekuensi dalam kehidupan kita. Selain menghadirkan media baru yang menciptakan kemudahan dan meniadakan batas antara ruang dan waktu, tidak disangsikan lagi, terjadi perubahan mode komunikasi yang pada akhirnya mengubah lifestyle atau gaya hidup masyarakat. Seiring dengan semakin dominannya peran media di tengah kita, dapat dilihat secara kasat mata bahwa perubahan gaya hidup yang terjadi tidak hanya berlaku di kalangan dewasa. Begitu hebatnya penetrasi teknologi komunikasi, sehingga anak-anak generasi sekarang pun memiliki budaya dan gaya hidup yang sangat berbeda dibandingkan dengan orangtuanya. Dalam konteks perkembangan media baru, remaja dewasa ini dikategorikan sebagai digital native, yaitu generasi Internet, net generation, digital generation, atau para millenials. John Palfrey dan Urs Gasser (2008) lebih jauh lagi menjabarkan karakteristik digital natives sebagai sosok-sosok yang lahir setelah tahun 1980 (era digital), ketika teknologi digital seperti Usenet dan bulletin board system hadir secara online. Generasi ini mengakses teknologi jejaring digital, serta memiliki keterampilan dan pengetahuan tentang komputer (YPMA, 2011). Mereka memiliki kesamaan budaya yang dibentuk akibat pengalaman yang sama dalam berinteraksi menggunakan teknologi komunikasi media baru secara intens. Mereka berpikir, menjalani hidup, membangun norma dan mengembangkan visi masa depan berbeda dengan digital immigrant yang lahir sebelum era digital. Lebih khusus lagi, mereka memiliki kebiasaan bermedia—baik dalam menggunakan media maupun mengonsumsi media—dengan pola yang sangat berbeda dengan kelompok masyarakat dewasa, atau para digital immigrant dewasa ini. Tulisan ini mencoba menguraikan, bagaimana pengaruh perkembangan teknologi komunikasi dan informasi ini terhadap perilaku plagiasi pelajar SMA dan SMK di beberapa sekolah di Kabupaten Magelang Jawa Tengah.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Uncontrolled Keywords: Media Baru, Native Digital, Plagiasi
Subjects: Komunikasi > Kajian Media
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 17 Jan 2019 02:47
Last Modified: 17 Jan 2019 02:47
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/15998

Actions (login required)

View Item View Item