STUDI PELAKSANAAN PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROYEK KONSTRUKSI

Yulianto, Robby (2011) STUDI PELAKSANAAN PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROYEK KONSTRUKSI. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TS12878.pdf

Download (708Kb)
[img] Text (Bab I)
1TS12878.pdf

Download (96Kb)
[img] Text (Bab II)
2TS12878.pdf

Download (110Kb)
[img] Text (Bab III)
3TS12878.pdf
Restricted to Registered users only

Download (110Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TS12878.pdf
Restricted to Registered users only

Download (329Kb)
[img] Text (Bab V)
5TS12878.pdf

Download (690Kb)

Abstract

Indonesia merupakan negara berkembang yang sedang marak dengan pembangunannya. Proyek Konstruksi dengan karakteristiknya yang unik dan berbeda antara yang satu dengan yang lain seringkali membahayakan para pekerja. Faktor risiko proyek konstruksi yang begitu besar sering kali menyebabkan kecelakaan kerja konstruksi. Tingginya angka kecelakaan kerja konstruksi mendorong penulis melakukan penelitian ini. Dalam tugas akhir ini, penulis mencoba menganalisis pelaksanaan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada proyek konstruksi khusunya di wilayah DKI Jakarta, Bali, Surabaya, dan Bandung. Penelitian dengan menggunakan analisis mean descriptive dan metode ANOVA dilakukan pada proyek konstruksi yang sedang dikerjakan di wilayah DKI Jakarta, Bali, Surabaya, dan Bandung yang menerapkan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penulis bermaksud mengetahui pelaksanaan program K3 serta mengetahui perbandingan pelaksanaan program K3 ini pada keempat wilayah tersebut dengan melakukan penyebaran kuesioner sehingga nantinya dapat diketahui apakah ada perbedaan dalam pelaksanaan program K3 pada proyek konstruksi di wilayah DKI Jakata, Bali, Surabaya, dan Bandung. Hasil analisis mean descriptive menunjukkan pelaksanaan program K3 yang utama pada proyek konstruksi di wilayah DKI Jakarta adalah lokasi proyek memiliki penerangan yang baik, pelaksanaan program K3 yang utama pada proyek konstruksi di wilayah Bali adalah setiap pekerja dalam proyek dapat mencapai tempat bekerja dengan aman, pelaksanaan program K3 yang utama pada proyek konstruksi di wilayah Surabaya adalah struktur sementara dalam keadaan stabil, dan pelaksanaan program K3 yang utama pada proyek konstruksi di wilayah Bandung adalah telah terpasang pagar di sekitar lokasi proyek. Hasil analisis yang didapat setelah melakukan pengujian hipotesis dengan ANOVA adalah tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam pelaksanaan program K3 aspek peralatan dan pakaian kerja, jalur kendaraan, kebakaran, peralatan dan mesin, listrik dan suara, umum, serta keamanan tempat bekerja pada proyek konstruksi di wilayah DKI Jakarta, Bali, Surabaya, dan Bandung. Sementara pada aspek kesehatan kerja terdapat perbedaan yang signifikan antara wilayah DKI Jakarta dengan Bandung dan perlindungan terhadap publik terdapat perbedaan yang signifikan antara DKI Jakarta dan Bali. Analisis secara keseluruhan menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada pelaksanaan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada proyek konstruksi di wilayah DKI Jakarta, Bali, Surabaya, dan Bandung.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: keselamatan kerja, kesehatan kerja, proyek konstruksi
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 27 May 2013 13:57
Last Modified: 27 May 2013 13:57
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/1773

Actions (login required)

View Item View Item