JURNALISME LINGKUNGAN SURAT KABAR INDONESIA (Studi Analisis Isi Pemberitaan Bencana Pergerakan Tanah Jawa Barat pada Surat Kabar Kompas dan Pikiran Rakyat Periode Februari – Maret 2010)

TRIKURNIAWATI, ELIZABETH PAULINA DEWI (2010) JURNALISME LINGKUNGAN SURAT KABAR INDONESIA (Studi Analisis Isi Pemberitaan Bencana Pergerakan Tanah Jawa Barat pada Surat Kabar Kompas dan Pikiran Rakyat Periode Februari – Maret 2010). S1 thesis, UAJY.

[img]
Preview
Text (Halaman Judul)
0KOM03078.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab I)
1KOM03078.pdf

Download (306kB) | Preview
[img] Text (Bab II)
2KOM03078.pdf
Restricted to Registered users only

Download (179kB)
[img] Text (Bab III)
3KOM03078.pdf
Restricted to Registered users only

Download (445kB)
[img]
Preview
Text (Bab IV)
4KOM03078.pdf

Download (827kB) | Preview

Abstract

Indonesia kaya akan keanekaragaman hayati, namun Indonesia juga memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap berbagai bencana. Bencana memang tidak dapat diprediksi secara tepat waktu dan tempat kejadiannya, namun bukan berarti bencana tidak dapat diantisipasi sama sekali. Bencana beserta kerusakan dan kerugian yang mungkin diakibatkan dapat diminimalisir dengan informasi akurat. Bencana pergerakan tanah di Jawa Barat terjadi karena faktor alam dan faktor manusia. Namun, faktor ketidakseimbangan alam hanya merupakan pemicu terjadinya beberapa kejadian bencana. Selebihnya, faktor manusialah yang berperan. Peran manusia dalam bencana beragam, mulai dari kekurangpedulian pada kelestarian alam, eksploitasi berlebihan sumber daya alam, pengelolaan lingkungan yang kurang baik, kekurangpekaan manusia pada kerusakan lingkungan di sekitarnya, hingga kekurangpahaman dan sikap tak acuh pada berbagai peringatan atau kerawanan terjadinya bencana. Pemberian informasi dan pengawasan lingkungan terutama berupa peringatan dan identifikasi bencana menjadi kewajiban media, baik lokal maupun nasional. Media lokal bertanggung jawab atas wawasan pembacanya mengenai penyebab, dan kronologi sehingga mampu memahami dan mengatasi permasalahan lingkungan. Sedangkan, media nasional bertanggung jawab dalam perkembangan kualitas secara luas terutama mengenai pelestarian alam dan standar lingkungan yang tepat. Surat Kabar Kompas dan Pikiran Rakyat memiliki kecenderungan yang berbeda mengenai penerapan jurnalisme lingkungan pada pemberitaannya. Dalam penelitian ini, peneliti memperoleh temuan yang menarik bahwa media lokal Jawa Barat yaitu Pikiran Rakyat mampu mengungguli media nasional seperti Kompas dalam pemberitaan lingkungan seputar bencana pergerakan tanah di Jawa Barat. Keunggulan pemberitaan tersebut, menurut peneliti, dapat terjadi karena adanya unsur proximity (kedekatan) Pikiran Rakyat dengan wilayah kejadian bencana dimana kemudian Pikiran Rakyat berusaha untuk mencari informasi dan menggali data selengkap-lengkapnya demi membentuk pengertian dan pemikiran masyarakat ke arah yang tepat dan bermutu. Sedangkan Kompas yang tidak berada di wilayah kejadian bencana lebih dominan mengemukakan informasi umum dan kerusakan yang terjadi. Hal inilah yang menjadikan media Pikiran Rakyat menjadi lebih baik dan lebih mampu menerapkan jurnalisme lingkungan dalam pemberitaannya bila dibandingkan dengan media Kompas.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Komunikasi > Jurnalisme
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 29 May 2013 13:21
Last Modified: 29 May 2013 13:21
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/1934

Actions (login required)

View Item View Item