CITRA KEPEMIMPINAN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO SEBAGAI PEMIMPIN POLITIK YANG EFEKTIF (Studi Analisis Isi Pemberitaan Surat Kabar Harian Kompas dan Tempo tentang Citra Kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono Sebagai Pemimpin Politik yang Efektif dalam Penanganan Kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah Periode Juli – Desember 2009)

KRISNUMI, DIANING DYAH (2010) CITRA KEPEMIMPINAN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO SEBAGAI PEMIMPIN POLITIK YANG EFEKTIF (Studi Analisis Isi Pemberitaan Surat Kabar Harian Kompas dan Tempo tentang Citra Kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono Sebagai Pemimpin Politik yang Efektif dalam Penanganan Kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah Periode Juli – Desember 2009). S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0KOM03095.pdf

Download (2049Kb)
[img] Text (Bab I)
1KOM03095.pdf

Download (277Kb)
[img] Text (Bab II)
2KOM03095.pdf
Restricted to Registered users only

Download (84Kb)
[img] Text (Bab III)
3KOM03095.pdf
Restricted to Registered users only

Download (445Kb)
[img] Text (Bab IV)
4KOM03095.pdf

Download (107Kb)

Abstract

Citra politik merupakan representasi seorang pemimpin politik. Citra ini sebagian besar berasal dari konstruksi yang ada dalam pikiran, tetapi berdasarkan dari bagaimana tanggapan publik terhadap perilaku individu sang pemimpin atau organisasinya, dan dikombinasikan dengan gambaran media tentang sang pemimpin atau organisasinya. Seorang pemimpin akan dicitrakan sebagai pemimpin yang efektif jika dapat melaksanakan fungsi-fungsi kepemimpinannya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana citra kepemimpinan seorang presiden dalam proses penanganan konflik antar dua lembaga pemerintahan yang dibawahinya. Citra ini akan diteliti dengan metode analisis isi media. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah berita-berita mengenai proses penanganan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam kasus dugaan penyalahgunaan wewenang Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah di surat kabar harian (SKH) Kompas dan Tempo. Kasus ini terjadi dalam rentang waktu antara bulan Juli sampai Desember 2009. Selama rentang waktu tersebut, peneliti menemukan 48 item berita di SKH Kompas dan 34 berita di SKH Tempo yang relevan dengan topik penelitian. Peneliti menggunakan total sampling, sehingga jumlah keseluruhan berita yang dianalisis berjumlah 82 item berita. Peneliti menggunakan empat unit analisis untuk mengetahui bagaimana citra kepemimpinan SBY di kedua media. Empat unit analisis ini terdiri dari kategori penampilan fisik berita, isi berita, fungsi kepemimpinan, penanganan konflik. Unit analisis penampilan fisik berita dan isi berita digunakan untuk mengukur kecenderungan pemberitaan kedua media. Sedangkan unit analisis fungsi kepemimpinan dan penanganan konflik digunakan untuk mengukur penggambaran citra politik SBY sebagai pemimpin yang efektif dalam kasus Bibit-Chandra. Penelitian ini lebih menekankan pada fungsi kepemimpinan dalam penanganan konflik, karena kasus Bibit-Chandra berkembang menjadi konflik antar lembaga, yaitu KPK dan Polri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SBY memiliki citra politik sebagai pemimpin yang efektif dalam kasus Bibit-Chandra. Kedua media menilai ia merupakan penentu arah dan mediator dalam proses penyelesaian kasus ini. Kontribusinya dalam penanganan konflik adalah kemampuan mengajukan usul (dalam SKH Kompas) dan meminimalisasi ketidakcocokan diantara pihak-pihak yang bertikai (dalam SKH Tempo). Kedua media sepakat bahwa cara yang dipilih SBY dalam penanganan konflik adalah cara kompromi.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: citra kepemimpinan, pemimpin politik yang efektif, pengendalian dan penanganan konflik.
Subjects: Komunikasi > Public Relations
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 29 May 2013 13:26
Last Modified: 29 May 2013 13:26
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/1936

Actions (login required)

View Item View Item