PEMROGRAMAN PERHITUNGAN TARIF ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN DENGAN VISUAL BASIC 6.0

Althornika, Hendro (2005) PEMROGRAMAN PERHITUNGAN TARIF ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN DENGAN VISUAL BASIC 6.0. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TS09733.pdf

Download (186Kb)
[img] Text (Bab I)
1TS09733.pdf

Download (95Kb)
[img] Text (Bab II)
2TS09733.pdf

Download (122Kb)
[img] Text (Bab III)
3TS09733.pdf
Restricted to Registered users only

Download (311Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TS09733.pdf
Restricted to Registered users only

Download (88Kb)
[img] Text (Bab V)
5TS09733.pdf
Restricted to Registered users only

Download (973Kb)
[img] Text (Bab VI)
6TS09733.pdf

Download (736Kb)

Abstract

Tarif adalah salah satu faktor penentu dalam pengelolaan transportasi khususnya angkutan umum perkotaan. Tarif angkutan umum perkotaan ditetapkan oleh pemerintah secara resmi agar perusahaan angkutan tidak mengalami kerugian, dan masyarakat sebagai konsumen mampu membayar harga tarif yang telah ditetapkan. Dalam proses penghitungan dibutuhkan ketelitian dan ketepatan agar tarif yang ditetapkan tidak merugikan perusahaan angkutan maupun masyarakat. Oleh sebab itu Program Perhitungan Tarif Angkutan Umum Perkotaan dibuat untuk membantu dalam proses penghitungan dengan menggunakan cara perhitungan Departemen Perhubungan (DEPHUB) dan Cara perhitungan Organisasi Angkutan Darat (ORGANDA). Untuk mendukung pembuatan Program Perhitungan Tarif Angkutan Umum Perkotaan diperlukan perangkat lunak (software) berupa bahasa pemrograman, salah satunya adalah bahasa pemrograman Visual Basic 6.0. Bahasa pemrograman dengan Visual Basic 6.0 mampu mengolah data yang diinputkan hingga menghasilkan suatu hasil perhitungan yang diatur sedemikian rupa untuk membuat sebuah Program Perhitungan Tarif Angkutan Umum Perkotaan. Dari hasil cars perhitungan Perhubungan dengan manual dibandingkan dengan program perhitungan tarif dengan data yang sama terdapat selisih Rp 5,725 atau sebesar 0,605%, demikian juga hasil cara perhitungan Organda yang terdapat selisih Rp 5,55 atau 0,594% yang disebabkan oleh perbedaan penggunaan digit angka dibelakang koma pada masing-masing perhitungan. Hasil perhitungan program perhitungan tarif dengan cara Perhubungan dibandingkan dengan hasil perhitungan program perhitungan tarif dengan cara Organda, terdapat selisih Rp 11,52 atau sebesar 1,225% yang disebabkan oleh adanya komponen-komponen pada perhitungan Organda yang tidak dianggap sebagai komponen perhitungan tarif dalam perhitungan cars Perhubungan, serta rumus perhitungan akhir yang sedikit berbeda. Hasil akhir dari Program Perhitungan Tarif Angkutan Umum Perkotaan berupa tampilan hasil perhitungan tarif angkutan umum perkotaan dan mampu memberikan laporan lengkap basil perhitungan berupa print out dari data yang diinputkan dan hasil perhitungan. Serta memberikan ketelitian, ketepatan dan kecepatan pada saat penghitungan tarif angkutan umum. Sehingga dengan adanya program ini dapat meningkatkan efisiensi dalam penghitungan dan penyajian basil perhitungan.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Tarif, Program, Departemen Perhubungan, Organda, Software, Visual Basic 6.0, Input Data, Efisiensi
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 31 May 2013 08:12
Last Modified: 31 May 2013 08:12
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/1983

Actions (login required)

View Item View Item