PRODUKSI ETANOL DENGAN VARIASI INOKULUM DAN KADAR PATI JAGUNG PADA KULTUR SEKALI UNDUH

Purba, Ramses Parlindungan (2009) PRODUKSI ETANOL DENGAN VARIASI INOKULUM DAN KADAR PATI JAGUNG PADA KULTUR SEKALI UNDUH. S1 thesis, UAJY.

[img]
Preview
Text (Halaman Judul)
0BL00991.pdf

Download (605kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab I)
1BL00991.pdf

Download (102kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab II)
2BL00991.pdf

Download (229kB) | Preview
[img] Text (Bab III)
3BL00991.pdf
Restricted to Registered users only

Download (138kB)
[img] Text (Bab IV)
4BL00991.pdf
Restricted to Registered users only

Download (336kB)
[img]
Preview
Text (Bab V)
5BL00991.pdf

Download (198kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji variasi kadar pati, variasi waktu dan variasi mikrobia dalam memproduksi etanol. Pembuatan etanol menggunakan substrat pati jagung tidak dapat langsung dilakukan oleh Saccharomyces cerevisiae dan Zymomonas mobilis. Oleh karena itu, digunakan jamur Rhizopus oryzae dalam proses sakarifikasi polisakarida menjadi monomer glukosa. Penelitian ini terdiri dari 2 tahapan yaitu tahap sakarifikasi dan tahap fermentasi etanol pada substrat pati jagung hasil sakarifikasi. Pada tahap I menggunakan variasi kadar pati yaitu sebesar 2, 3, dan 4 %. Parameter yang diukur pada tahap sakarifikasi terdiri dari pengukuran gula reduksi dan pH medium. Hasil gula reduksi tertinggi pada tahap pertama dilanjutkan pada tahap fermentasi etanol dengan menggunakan Rhizopus oryzae, Saccharomyces cerevisiae dan Zymomonas mobilis. Parameter yang diukur pada tahap fermentasi etanol terdiri dari pengukuran gula reduksi, pengukuran biomassa sel dan pengukuran kadar etanol. Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAL faktorial. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANAVA menggunakan SPSS versi 15.0 pada tingkat kepercayaan 95%, sedangkan untuk mengetahui letak beda nyata antar perlakuan digunakan DMRT. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar pati jagung sebesar 4 % (b/v) pada proses sakarifikasi menghasilkan kadar gula reduksi tertinggi yaitu 0,560 % (b/v)pada waktu inkubasi jam ke-72. Kadar etanol maksimal dihasilkan oleh Saccharomyces cerevisiae yaitu sebesar 1,7367 % pada waktu inkubasi 72 jam

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Teknobiologi > Tekno Pangan
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 10 Jun 2013 11:12
Last Modified: 10 Jun 2013 11:12
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/2151

Actions (login required)

View Item View Item