WEDDING CENTER DI YOGYAKARTA

APRIMADHANY, NATHASJA TIFFANY (2010) WEDDING CENTER DI YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.

[img] Text (Halaman Judul)
0TA12255.pdf

Download (515Kb)
[img] Text (Bab I)
1TA12255.pdf

Download (346Kb)
[img] Text (Bab II)
2TA12255.pdf

Download (1162Kb)
[img] Text (Bab III)
3TA12255.pdf
Restricted to Registered users only

Download (337Kb)
[img] Text (Bab IV)
4TA12255.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3968Kb)
[img] Text (Bab V)
5TA12255.pdf

Download (2678Kb)

Abstract

Yogyakarta merupakan salah satu di antara kota‐kota besar Indonesia. Tidak berbeda dengan kota besar lainnya, Yogyakarta juga telah banyak mengalami perkembangan, dimana segala perkembangan ini mengacu pada modernisasi. Adanya arus modernisme mempengaruhi hampir segala aspek kehidupan. Tuntutan gaya hidup serba praktis, namun efektif dan efisien yang berkembang dalam masyarakat saat ini menjadikan segala aspek pemenuhan kebutuhan diharapkan dapat berjalan selaras. Tidak terkecuali kebutuhan akan pernikahan. Bisnis pernikahan yang mulai banyak berkembang di kota Yogyakarta membutuhkan sarana fasilitas yang menunjang, sehingga bisnis pernikahan dapat lebih merespon kebutuhan masyarakat akan efisiensi waktu, tenaga dan biaya. Untuk dapat mewadahi semua kegiatan, baik persiapan maupun pelaksanaan pernikahan dibutuhkan sebuah wadah terpadu dimana konsumen dapat memenuhi segala kebutuhan dalam satu tempat sehingga dapat lebih efektif dan efisien. Gaya pernikahan yang banyak dipilih di Indonesia khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta adalah gaya pernikahan modern dan gaya pernikahan tradisional. Untuk dapat menunjang hal tersebut maka diperlukan ruang‐ruang yang bersifat universal dan fleksibel, baik dari penampilan fasad maupun interior. Permasalahan dalam perancangan adalah bagaimana bangunan Wedding Center di Yogyakarta ini mampu mewadahi seluruh rangkaian kegiatan pernikahan, baik kegiatan persiapan maupun perayaan pernikahan itu sendiri, serta mampu mewadahi berbagai macam gaya pernikahan. Untuk dapat menunjang hal tersebut maka diperlukan ruang‐ruang yang bersifat universal dan fleksibel, baik dari penampilan fasad maupun interior. Selain itu, melihat bahwa kegiatan yang tedapat dalam Wedding Center merupakan kegiatan indoor dan outdoor, maka perlu memperhatikan keadaan iklim setempat serta memaksimalkan pemanfaatan site yang dipilih. Untuk menyelesaikan permasalahan di atas maka dibutuhkan ruang‐ruang yang dapat menjawab tuntutan‐tuntutan yang ada, yaitu: Wedding Center di Yogyakarta merupakan jawaban atas tuntutan masyarakat modern yang menginginkan pemenuhan gaya hidup yang cepat, praktis dan efisien ; Wedding Center di Yogyakarta mampu mengakomodir berbagai macam gaya pernikahan, baik gaya modern maupun tradisional, sehingga dibutuhkan ruang‐ruang yang bersifat fleksibel dan universal ; Wedding Center di Yogyakarta dapat mewadahi seluruh kegiatan, baik outdoor maupun indoor activity, untuk itu perlu memperhatikan kodisi iklim setempat, serta dapat memanfaatkan kondisi site terpilih secara maksimal. Dengan melihat tuntutan‐tuntutan tersebut maka dibutuhkan suatu pendekatan bentuk ruang‐ruang arsitektur yang dapat mengakomodir kegiatan yang bersifat modern sekaligus tradisional, dengan tetap memperhatikan kondisi iklim serta potensi site yang ada. Berdasarkan tuntutan yang ada maka penyelesaian desain yang dipilih agar dapat mengakomodir permasalahan tersebut yaitu melalui pendekatan Arsitektur Regionalisme. Penerapan pada bangunan yaitu pada elemen arsitektural terutama pada bentuk tipologi bangunan yang mengadaptasi bentuk rumah Jawa dan modern, penataan bentuk siteplan, lansekap, warna, tekstur, serta interior bangunan.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Depositing User: Editor UAJY
Date Deposited: 21 Jun 2013 09:36
Last Modified: 21 Jun 2013 09:36
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/2406

Actions (login required)

View Item View Item