UPAYA PENGELOLA WISATA DOLAN DESO BORO DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 DI DESA BANJARASRI, KECAMATAN KALIBAWANG, KABUPATEN KULON PROGO, D.I. YOGYAKARTA

SAMBER, DANIEL R. (2022) UPAYA PENGELOLA WISATA DOLAN DESO BORO DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 DI DESA BANJARASRI, KECAMATAN KALIBAWANG, KABUPATEN KULON PROGO, D.I. YOGYAKARTA. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

[img] Text (DANIEL R. SAMBER)
161006083 0.pdf

Download (652kB)
[img] Text
161006083 1.pdf

Download (537kB)
[img] Text
161006083 2.pdf

Download (1MB)
[img] Text
161006083 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (938kB)
[img] Text
161006083 4.pdf

Download (419kB)

Abstract

Pandemi Covid-19 manimbulkan pengaruh yang sangat besar, mulai dari sektor ekonomi, Pendidikan, sosial, pariwisata dan lain-lain. Untuk sektor pariwisata dari tahun 2018 hingga tahun 2020 terlihat penurunan jumlah wisatawan yang cukup signifikan. Bila dipersentasekan penurunan kunjungan wisatawan dari tahun 2019 hingga tahun 2020 menurun sebanyak 73,03%. Begitu juga dengan Wisata Dolan Deso Boro yang mana satu demi satu wisatawan membatalkan pesanannya. Dengan kurangnya wisatawan yang berkunjung ke Dolan Deso Boro, maka pemasukan/pendapatan yang diterima berkurang. Sedangkan pengelola Wisata Dolan Deso Boro masih perlu memenuhi kebutuhan di area wisatanya seperti pendanaan air, listrik, pajak dan perawatan fasilitas lainnya. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang dilakukan pengelola Wisata Dolan Deso dalam menghadapi masa pandemic Covid-19. Serta apa saja faktor penghambat/kendala yang dihadapi pengelola Wisata Dolan Deso Boro. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa upaya yang dilakukan pengelola Wisata Dolan Deso Boro dalam menghadapi pandemic Covid-19 ada 3 (tiga) strategi yaitu Inovasi, Adaptasi dan Kolaborasi. Inovasi berkaitan dengan pembaruan produk dan memanfaatkan perkembangan teknologi inoformasi. Adaptasi yang dilakukan berkaitan dengan standar protocol kesehatan CHSE atau biasa disebut dengan cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian lingkungan). Kolaborasi yang dilakukan terbagi menjadi tiga aktor yaitu pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Sedangkan Sedangkan hambatan dan kendala yang dihadapi adalah informasi, partisipasi dan dana.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Upaya Pengelolaan Wisata, Pandemi Covid-19
Subjects: Sosiologi > Business
Divisions: Fakultas ISIP > Sosiologi
Depositing User: Editor 6 uajy
Date Deposited: 19 May 2022 14:17
Last Modified: 19 May 2022 14:17
URI: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/26854

Actions (login required)

View Item View Item